Home
news
Fakultas Hukum UWM Hadir di Lapas, Tebar Literasi Hukum dan Donasikan Buku untuk Warga Binaan

Fakultas Hukum UWM Hadir di Lapas, Tebar Literasi Hukum dan Donasikan Buku untuk Warga Binaan

news Jumat, 2026-08-07 - 11:53:16 WIB

Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menyasar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cebongan, Sleman, Jumat (7/8). Mengusung semangat “Dari Kampus untuk Lapas: Menebar Literasi Hukum, Menyalakan Harapan”, kegiatan ini memadukan penyuluhan hukum dan penyerahan bantuan buku sebagai upaya memperkuat literasi hukum sekaligus memperluas akses pengetahuan bagi warga binaan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Biro Penyuluhan dan Konsultasi Hukum (BPKH) Fakultas Hukum UWM ini mengangkat tema “Pidana dan Pembinaan dalam Perspektif Afeksional dan Legisme”. Tema tersebut dipilih untuk memberikan pemahaman kepada warga binaan mengenai pentingnya keseimbangan antara kepastian hukum, nilai-nilai kemanusiaan, dan proses pembinaan sebagai jalan menuju perubahan diri yang lebih baik.

Ketua kegiatan, Erna Tri Rusmala Ratnawati, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk hadir memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.

“Proses pembinaan di lapas bukan sekadar menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Karena itu, Fakultas Hukum UWM hadir untuk berbagi pengetahuan hukum sekaligus menumbuhkan semangat belajar melalui donasi buku yang kami serahkan hari ini,” ujarnya.

Penyuluhan hukum disampaikan oleh Dr. Murdoko, S.H., M.H., selaku Kepala BPKH Fakultas Hukum UWM. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa hukum tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penegakan aturan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan yang menghargai martabat manusia.

Menurutnya, pendekatan afeksional menempatkan empati, kepedulian, dan nilai kemanusiaan sebagai bagian penting dalam proses pembinaan, sedangkan legisme menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum dan peraturan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. Keduanya harus berjalan beriringan agar tujuan pemasyarakatan dapat tercapai secara optimal.

“Penegakan hukum harus menghadirkan keadilan, sementara pembinaan harus membuka kesempatan bagi seseorang untuk berubah. Hukum yang baik tidak hanya menghukum, tetapi juga membimbing dan memulihkan,” jelas Dr. Murdoko.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari warga binaan terkait proses pembinaan, kesadaran hukum, serta tantangan yang akan dihadapi ketika kembali ke tengah masyarakat. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan akan edukasi hukum yang mudah dipahami dan relevan dengan pengalaman hidup mereka.

Selain penyuluhan hukum, Fakultas Hukum UWM juga menyerahkan sejumlah buku kepada pihak Lapas Kelas IIB Cebongan untuk menambah koleksi perpustakaan lapas. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya literasi di lingkungan pemasyarakatan dan menjadi sarana belajar yang bermanfaat bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Kegiatan dipandu oleh Elza Qorina Pangestika, S.H., M.H. sebagai moderator, yang mengarahkan jalannya diskusi sehingga berlangsung dinamis dan komunikatif. Melalui kolaborasi antara Fakultas Hukum UWM dan Lapas Kelas IIB Cebongan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran hukum sekaligus menumbuhkan harapan baru bagi warga binaan untuk menata masa depan yang lebih baik.

Melalui penyuluhan hukum dan penguatan literasi, Fakultas Hukum UWM menegaskan bahwa pendidikan dan pengetahuan merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan. Sebab, perubahan tidak hanya lahir dari penegakan hukum, tetapi juga dari kesempatan untuk belajar, memahami, dan memperbaiki diri.

“Dari Kampus untuk Lapas: Menebar Literasi Hukum, Menyalakan Harapan” bukan sekadar slogan, melainkan wujud nyata komitmen Fakultas Hukum UWM untuk menghadirkan hukum yang mengedukasi, membina, dan memanusiakan.


Share Berita