Home
news
Transformasi Digital Jadi Penopang Kinerja Perusahaan Ekspor di DIY dan Jawa Tengah

Transformasi Digital Jadi Penopang Kinerja Perusahaan Ekspor di DIY dan Jawa Tengah

news Rabu, 2025-08-27 - 00:23:46 WIB

Transformasi digital kian menjadi kebutuhan mendesak bagi perusahaan yang ingin bertahan dan berkembang di tengah persaingan global. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Cahya Purnama Asri, S.E., M.M., Dosen Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta yang saat ini sedang menempuh studi Doktoral di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Cahya mengungkap bahwa transformasi digital berperan penting dalam meningkatkan kinerja perusahaan ekspor di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.

Dalam penelitiannya, Cahya menyoroti tiga pilar utama yang mendorong keberhasilan transformasi digital, yakni kemampuan digital karyawan, kepemimpinan digital, dan budaya digital. Ketiganya terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi, khususnya melalui peran mediasi strategi bisnis digital.

Studi ini melibatkan 204 responden yang berasal dari perusahaan-perusahaan ekspor di kedua wilayah tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan digital karyawan menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan strategi bisnis digital. Karyawan dengan literasi digital yang tinggi dinilai lebih mampu mendukung penerapan strategi digital secara efektif, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap peningkatan kinerja perusahaan.

Selain itu, budaya digital yang kuat di dalam organisasi juga menjadi pendorong utama adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan dinamika pasar. Budaya ini memungkinkan perusahaan untuk lebih lincah, efisien, dan inovatif dalam menghadapi persaingan. Sementara itu, kepemimpinan digital meskipun tidak menunjukkan pengaruh langsung terhadap kinerja organisasi, tetap memiliki peran strategis sebagai motor penggerak transformasi, pengarah strategi digital, serta motivator bagi tim untuk beradaptasi dengan perubahan.

Berdasarkan temuan tersebut, Cahya merekomendasikan agar perusahaan ekspor di DIY dan Jawa Tengah memberikan perhatian serius pada pengembangan keterampilan digital karyawan, penguatan budaya digital, serta penyusunan strategi bisnis digital yang terintegrasi dengan visi dan misi perusahaan. Optimalisasi peran kepemimpinan digital juga dinilai penting untuk memastikan proses transformasi berjalan efektif.

Cahya meyakini bahwa dengan pendekatan yang holistik, perusahaan tidak hanya mampu meningkatkan kinerjanya, tetapi juga dapat memperkuat daya saing di pasar global. Ia berharap hasil penelitiannya ini dapat menjadi panduan praktis bagi pelaku industri ekspor untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital yang terus berkembang.

“Dengan strategi yang tepat, transformasi digital bukan sekadar tren, tetapi menjadi kekuatan utama untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan,” pungkasnya.


Share Berita