Home
news
Program Kampung Tematik di Kelurahan Kadipaten: UWM Perkuat Sinergi Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Program Kampung Tematik di Kelurahan Kadipaten: UWM Perkuat Sinergi Untuk Pemberdayaan Masyarakat

news Jumat, 2025-07-04 - 11:17:12 WIB

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Tim Pelaksana Program Kampung Tematik di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta pada Jumat (4/7). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Rektorat Kampus Terpadu UWM Banyuraden, Gamping, Sleman ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UWM, para dosen di lingkungan UWM, perangkat Kalurahan Kadipaten, serta tokoh masyarakat setempat.

Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberadaan kampus untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Keberadaan kampus harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Program ini merupakan stimulan dari Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mendampingi Kampung Kadipaten. Tempat kedudukan UWM masih di Kadipaten, maka kami berharap ada kerja sama yang saling membantu, saling menguatkan, dan saling memberikan manfaat,” ujarnya.

Prof. Edy juga menekankan agar program yang dilaksanakan tidak hanya bersifat formalitas semata, tetapi benar-benar substantif. “Jangan sampai selesai proyek maka selesai pula kegiatannya. Program ini harus berkelanjutan, bekerja dengan melakukan yang terbaik dan memberikan manfaat,” tambah mantan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia ini.

Senada dengan hal tersebut, Kepala LPPM UWM, Prof. Dr. Ir. Ambar Rukmini, M.P. menyampaikan bahwa salah satu isu prioritas yang diangkat dalam sinergi dengan Kalurahan Kadipaten adalah penanganan stunting. “Ada empat kampung yang akan diberdayakan melalui program ini. Sebanyak 20 dosen UWM akan dilibatkan, masing-masing lima dosen untuk setiap kampung,” terangnya.

Ketua LPMK Kalurahan Kadipaten, Haryawan, mengapresiasi langkah UWM dalam mendukung program Kampung Tematik. Ia menyampaikan bahwa ide Kadipaten berwajah wisata telah direncanakan melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang). Namun, untuk merealisasikan hal tersebut dibutuhkan waktu dan sinergi berbagai pihak. “Kadipaten adalah salah satu kelurahan di Njeron Beteng Kraton yang memiliki potensi pariwisata karena keberadaan bangunan heritage dan tanah Kagungan Dalem. Tantangan kami saat ini juga terkait efisiensi anggaran, dengan dana kelurahan yang tahun ini turun sekitar 10 persen dari total sebelumnya 840 juta,” jelasnya.

Sekretaris Kalurahan Kadipaten, Nurlia Rahmawati, menambahkan bahwa Kalurahan Kadipaten telah mendapatkan dana keistimewaan sebesar 100 juta untuk penanganan stunting. “Kami telah melaksanakan program pemberian makanan tambahan bagi anak-anak di bawah usia dua tahun. Saat ini ada 50 anak yang menerima program tersebut, dengan target zero stunting di Kadipaten,” ungkapnya.

Melalui rapat koordinasi ini, UWM bersama Kalurahan Kadipaten dan para tokoh masyarakat berharap terwujudnya program yang tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi pemberdayaan masyarakat Kadipaten.


Share Berita