Home
news
Pererat Silaturahmi, Rektor UWM Terima Kunjungan Mantan Asisten Sekda DIY Tri Saktiyana

Pererat Silaturahmi, Rektor UWM Terima Kunjungan Mantan Asisten Sekda DIY Tri Saktiyana

news Jumat, 2026-03-06 - 11:02:29 WIB

Rektor Universitas Widya Mataram (UWM), Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., menerima kunjungan silaturahmi dari Drs. Tri Saktiyana, M.Si., mantan Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, di Gedung Rektorat UWM pada Kamis (5/3).

Pertemuan ini menjadi momen spesial mengingat Tri Saktiyana baru saja memasuki masa purna tugas dari pengabdiannya di lingkungan Pemerintah Daerah DIY pada Februari lalu. Dalam suasana yang akrab, keduanya berbincang mengenai berbagai dinamika pembangunan di Yogyakarta serta peluang kolaborasi strategis antara praktisi pemerintahan dan akademisi.

Sebagai simbol persahabatan dan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama ini, Tri Saktiyana menyerahkan kenang-kenangan khusus kepada Prof. Edy.

"Pengabdian di birokrasi mungkin telah purna secara administratif, namun kontribusi pemikiran untuk kemajuan pendidikan dan ekonomi di Yogyakarta tidak boleh berhenti," ujar Prof. Edy saat menerima cinderamata tersebut.

Rektor UWM berharap agar hubungan baik ini tetap terjaga meski Tri Saktiyana sudah tidak lagi menjabat di pemerintahan. Guru Besar Ilmu Ekonomi ini menegaskan bahwa universitas membutuhkan sudut pandang praktisi yang memiliki rekam jejak panjang seperti beliau.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY menyampaikan keinginan agar kepakaran dan pengalaman panjang Tri Saktiyana di birokrasi dapat dibagikan kepada para mahasiswa. Secara khusus, Rektor UWM meminta kesediaan beliau untuk hadir di kampus pada waktu mendatang guna memberikan kuliah umum atau berbagi wawasan praktis kepada mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UWM. Hal ini dinilai penting untuk mendekatkan dunia akademik dengan realitas kebijakan publik di lapangan.

"Pengalaman beliau sebagai Asisten Sekda sangat berharga. Kami ingin mahasiswa di Fisipol mendapatkan ilmu langsung dari aktor pembangunan yang terlibat langsung dalam kebijakan di DIY," pungkasnya.


Share Berita