Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menggelar Pembekalan Penulisan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pendanaan Tahun 2026 pada Selasa (4/11) di Ruang Auditorium Gedung Piwulangan Lantai 3, Kampus Terpadu UWM. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi sebagai bentuk komitmen kampus dalam mendorong budaya riset dan inovasi di lingkungan akademik.
Acara dibuka oleh Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., yang dalam sambutannya menjelaskan filosofi dasar UWM: hamemayu hayuning bawono, greget sawiji, seguh ora mingkuh. Nilai-nilai tersebut, menurut beliau, menjadi landasan bagi mahasiswa untuk terus berkarya, berkomitmen, serta pantang menyerah dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Rektor juga menyampaikan harapan besar bahwa jumlah proposal PKM UWM yang lolos pada pendanaan 2026 dapat meningkat berlipat ganda dibanding tahun-tahun sebelumnya. “PKM adalah ruang kompetisi sekaligus kreativitas, di sinilah mahasiswa menguji ide, keberanian, dan ketekunan,” ujar Prof. Edy.
Sesi selanjutnya diisi oleh narasumber utama, Prof. Akhmad Fauzy, S.Si., M.Si., Ph.D., yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai strategi penulisan proposal PKM, baik dari aspek administratif maupun substantif. Ia menekankan pentingnya membaca pedoman secara cermat, memahami luaran yang diharapkan, serta menyusun gagasan secara sistematis. “Kalau ingin lolos pendanaan, ikuti aturan panduan, patuhi kaidahnya, dan jalani setiap tahapannya dengan disiplin,” tegas Prof. Fauzy.
Pada sesi tanya jawab, salah satu peserta dari Program Studi Ilmu Komunikasi menanyakan dilema mahasiswa terkait pilihan antara mengejar kompetisi atau menciptakan inovasi baru. Diskusi berlangsung dinamis dan memberikan perspektif bahwa PKM tidak hanya soal kompetisi, namun juga wadah merawat kreativitas dan kepekaan masalah sosial.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama, menandai semangat kolaboratif antara mahasiswa, dosen, dan pihak universitas dalam menyiapkan proposal PKM terbaik untuk pendanaan tahun 2026.