Home
news
Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan dengan Meneladani Spirit Para Pahlawan

Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan dengan Meneladani Spirit Para Pahlawan

news Rabu, 2025-08-27 - 00:08:01 WIB

Religius Center Widya Nusantara Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta kembali menjadi tempat perenungan spiritual pada pelaksanaan Sholat Jumat (8/8). Kali ini, Dr. Yuswanto Hery P., S.E., M.M., CHRM. bertindak sebagai khatib dengan membawakan khutbah yang mengangkat tema reflektif menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam khutbahnya, Dr. Yuswanto mengingatkan jamaah tentang pentingnya mensyukuri nikmat kemerdekaan dan keamanan yang saat ini dirasakan oleh bangsa Indonesia. Ia menekankan bahwa kondisi tersebut bukan hadir secara tiba-tiba, melainkan merupakan buah dari perjuangan panjang para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raga demi membebaskan Indonesia dari belenggu penjajahan.

"Sebagai generasi penerus, kita tidak boleh melupakan jasa dan semangat para pahlawan. Mereka adalah teladan dalam keteguhan memegang prinsip, keberanian dalam menghadapi tantangan, dan kesabaran dalam meraih tujuan," ujar beliau yang juga sebagai Dosen Program Studi Magister Manajemen ini.

Dr. Yuswanto juga menegaskan bahwa mengisi kemerdekaan merupakan bentuk syukur yang hakiki kepada Allah SWT. Setiap elemen bangsa, menurutnya, harus mampu meneladani nilai-nilai perjuangan pahlawan dalam kapasitasnya masing-masing untuk menjaga dan mempertahankan kemerdekaan.

Salah satu inti penting khutbah adalah ajakan untuk terus menjaga persatuan sebagai pondasi bangsa. Ia mengangkat konsep Trilogi Ukhuwah sebagai pedoman dalam membangun solidaritas bangsa, yakni: Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam), Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan dalam ikatan kebangsaan), Ukhuwah Basyariyah (persaudaraan sesama umat manusia).

"Meneladani perjuangan para pahlawan sekaligus mengisi kemerdekaan merupakan barometer syukur kita. Jika kita bersyukur, Allah akan menambah nikmat-Nya, termasuk nikmat kemerdekaan ini. Namun jika kufur, maka azab-Nya bisa datang kapan saja," tegasnya menutup khutbah.

Khotbah Jumat ini memberikan pesan mendalam bagi seluruh sivitas akademika UWM dan masyarakat sekitar untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan persatuan dalam bingkai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.


Share Berita