Home
news
Menambah Value Diri dengan Spirit Menulis Buku

Menambah Value Diri dengan Spirit Menulis Buku

news Jumat, 2021-08-20 - 11:51:07 WIB

Menulis merupakan salah satu kegiatan yang sarat akan manfaat, salah satunya menjadi investasi masa depan dan dapat membranding diri seseorang untuk lebih dikenal di masyarakat luas. Dengan menulis, seseorang juga akan menjadi lebih open minded , serta menambah value pada diri.

Hal itu dikatakan Shulbi Muthi Sabila SP, S.I.Kom., M.I.Kom Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Widya Mataram (UWM) selaku Narasumber pada webinar nasional penulisan buku yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Mulawarman, Kamis, (19/8/2021) secara virtual.

Webinar digelar dengan mengangkat tema Strategi Berkarya di Tengah Pandemi dengan Literasi. Acara yang terbuka untuk umum tersebut diikuti peserta berbagai penjuru daerah di Indonesia. Narasumber lain yang juga dihadirkan yaitu Sekar Waskitho Agung, MM Kepala Divisi Konsultan Penerbit Deepublish.

“Masih rendahnya minat baca dan menulis di Indonesia menjadi peluang terbuka bagi siapapun yang ini menulis. Khususnya untuk kalangan akademisi, buku menjadi media untuk terus dikenang sepanjang masa, dengan menuangkan ide dan gagasan ke dalam sebuah tulisan secara otomatis gagasan tersebut juga akan abadi dan bermanfaat untuk banyak orang,” terang Shulbi.

Shulbi juga menyampaikan menulis bukan berdasarkan bakat tetapi niat, kemauan dan juga komitmen seseorang, sehingga siapapun bisa mengasah dan mengembangkan keterampilan tersebut. Sebagai dosen muda Shulbi mengaku bahwa aktivitas menulisnya baru mulai dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun kebelakang.

“Menjadi dosen tidak cukup dengan hanya memiliki skill dalam mengajar, tetapi harus memberikan sumbangsih pemikirannya terhadap masyarakat. Pandemi bukanlah halangan seseorang untuk berkarya,” ucap Shulbi.

Dari sisi penerbitan, Agung menuturkan tentang penulisan buku yang harus bernilai dan berdaya guna. Ia menjelaskan, buku yang ditulis dosen dan diakui akan berguna dalam kenaikan jabatan fungsional. Secara rinci Agung juga menjelaskan tentang perbedaan buku ajar, buku monograf dan buku referensi.

“Selaku penerbit, Deepublish akan melakukan pendampingan secara khusus sehingga komunikasi akan berjalan intens. Dari aspek kualitas kami selalu mengutamakan produk buku dengan kualitas standar baik. Seluruh proses akan dilakukan oleh tim yang telah mendapatkan sertifikasi BNSP,” ucap Agung.

©HumasWidyaMataram


Share Berita