Home
news
Khutbah Jumat: Berbakti Kepada Orang Tua Sebelum Terlambat

Khutbah Jumat: Berbakti Kepada Orang Tua Sebelum Terlambat

news Selasa, 2025-06-03 - 22:51:09 WIB

Pada pelaksanaan salat Jumat di Widya Nusantara Kampus Terpadu Universitas Widya Mataram yang berlangsung pada hari Jumat (23/5), umat Islam kembali diingatkan tentang pentingnya berbakti kepada kedua orang tua, sebuah kewajiban yang dalam Islam memiliki kedudukan sangat tinggi.

Dalam khutbah bertema "Berbakti Kepada Orang Tua Sebelum Terlambat", Ahmad Kholid Mawardi, S.Kom., selaku Imam sekaligus Khatib menggarisbawahi bahwa orang tua adalah sebab keberadaan kita di dunia ini. Mereka tidak hanya mengandung dan melahirkan, tetapi juga membesarkan, mendidik, serta mencurahkan kasih sayang tanpa batas sepanjang hidupnya.

Khutbah menyampaikan bahwa perintah untuk berbakti kepada orang tua tidak hanya merupakan etika sosial, tetapi perintah agama yang memiliki kedudukan tinggi, sebagaimana Allah tempatkan dalam Al-Qur’an setelah perintah untuk bersyukur kepada-Nya. Salah satu ayat yang dibacakan dari Surah Luqman ayat 14 menegaskan pentingnya bersyukur kepada kedua orang tua, "terutama ibu yang telah mengandung dalam keadaan lemah bertubi-tubi dan menyusui selama dua tahun," ujar Mawardi. Dalam tafsir para ulama disebutkan, perintah bersyukur kepada orang tua dimaknai dengan berbuat baik dan menaati mereka selama tidak bertentangan dengan syariat.

Mawardi juga menyinggung hadits riwayat Imam Muslim, di mana Rasulullah SAW menyamakan bakti kepada orang tua sebagai bentuk jihad jika keduanya masih hidup. Bahkan dalam kondisi perbedaan keyakinan sekalipun, umat Islam tetap diperintahkan untuk memperlakukan kedua orang tua dengan penuh kebaikan dan kelembutan.

Menjelang akhir khutbah, Mawardi mengajak para jamaah untuk tidak menunda-nunda berbakti kepada orang tua selama masih ada kesempatan. Bentuk bakti tersebut bisa diwujudkan dengan menjaga komunikasi yang baik, memberikan perhatian, mendampingi mereka, membantu secara materi jika dibutuhkan, serta tidak lupa selalu mendoakan mereka dalam setiap kesempatan.

Dengan penuh haru, khutbah ini menjadi pengingat bahwa waktu bersama orang tua tidaklah abadi. Maka selagi hidup masih memberi ruang, hendaknya setiap anak muslim memanfaatkannya sebaik mungkin. Jangan sampai penyesalan datang ketika semuanya telah terlambat.


Share Berita