Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) yang fokus pada peningkatan kapasitas Kelompok Usaha Bersama (Kube) Kamboja di Banjarsari, Surakarta. Program ini disambut antusias oleh Lurah Banjarsari, Endang Wahyuni, S.E., M.M., yang melihat potensi besar sinergi dalam mengembangkan UMKM lokal, khususnya di kalangan perempuan.
Dalam kegiatan terbarunya, tim PMP yang diketuai oleh Oktiva Anggraini, S.I.P., S.Pd., M.Si., dosen Program Studi Adminitrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, bersama Nisfatul Izzah, S.E., M.A., dosen Program Studi Akuntansi, memfasilitasi pelatihan praktik memasak inovatif. Pelatihan ini mendorong pemanfaatan optimal sumber daya pangan lokal seperti singkong, tepung beras, dan kedelai untuk diversifikasi produk UMKM. Endang Wahyuni bahkan turut mencicipi hasil olahan Kube Kamboja berupa kerupuk kemplang dan tahu krispi yang menunjukkan potensi ekonomi yang menjanjikan.
Tim PMP juga melibatkan Iva Mindayani, S.T., M.T., dosen Program Studi Teknik Industri, serta alumni Nugroho Dwisatria Semesta dan Ananda Fikri Sulistyo dari Program Studi Administrasi Publik yang secara aktif mendorong tidak hanya ketahanan pangan, tetapi juga peningkatan nilai ekonomis produk lokal. Hal ini sejalan dengan visi UWM untuk menciptakan ekosistem UMKM yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Sebelum sesi praktik, peserta PMP mendapatkan pemahaman mendalam tentang Business Model Canvas (BMC) Osterwalder dari Nisfatul Izzah. Konsep BMC mencakup segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran, hubungan pelanggan, aliran pendapatan, sumber daya kunci, aktivitas kunci, mitra kunci, dan struktur biaya, disampaikan dengan contoh-contoh relevan dan kekinian. Hal ini bertujuan untuk membekali anggota Kube Kamboja dengan kerangka strategis yang komprehensif dalam mengembangkan usaha mereka.
Lokasi Banjarsari berdekatan dengan TPU Bonoloyo dan potensi wisata religi menawarkan peluang ekonomi yang luas, mulai dari jasa transportasi hingga kuliner. Mengatasi tantangan umum UMKM seperti minimnya semangat wirausaha, keterbatasan variasi bahan baku, kurangnya inovasi, serta jaringan bisnis dan modal yang terbatas, PMP UWM hadir menawarkan solusi aksi nyata. Melalui program ini, UWM mendorong diversifikasi produk dan penguatan kelembagaan Kube, membuka jalan bagi kemandirian ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Banjarsari.