Home
news
Assoc. Prof. Eric Alan Jones: Peran Strategis Pendidikan Internasional dalam Memperkuat Demokrasi

Assoc. Prof. Eric Alan Jones: Peran Strategis Pendidikan Internasional dalam Memperkuat Demokrasi

news Selasa, 2025-11-18 - 10:36:36 WIB

Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menyelenggarakan International Guest Lecture bertajuk “The Value of International Education in a Democratic Society”** pada Senin (17/11) dengan menghadirkan narasumber utama dari Northern Illinois University (NIU), Assoc. Prof. Eric Alan Jones. Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 WIB di Ruang Sidang Kampus Terpadu UWM ini menjadi ruang intelektual yang mempertemukan perspektif akademik internasional dengan konteks pendidikan tinggi Indonesia.

Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Eric Alan Jones menekankan bahwa pendidikan internasional memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai demokrasi di masyarakat. Menurutnya, pengalaman internasional memungkinkan mahasiswa melihat kembali masyarakatnya dengan sudut pandang baru, sekaligus melatih kemampuan untuk menghadapi perbedaan tanpa rasa takut. “Dengan berinteraksi lintas budaya, mahasiswa belajar mengajukan pertanyaan yang lebih baik, berpikir kritis, dan menghargai keberagaman sebagai fondasi masyarakat demokratis,” ujarnya.

Assoc. Prof. Jones juga menyoroti pentingnya membangun kebiasaan demokratis melalui pendidikan, seperti kemampuan berdialog secara sehat, menghormati suara minoritas, serta menilai bukti secara objektif di tengah arus disinformasi global. Ia menegaskan bahwa masyarakat dengan kualitas pendidikan internasional yang baik akan memiliki warga yang lebih siap menghadapi kompleksitas dunia tanpa batas.

Selain itu, ia menekankan bahwa tidak semua bentuk pendidikan internasional harus dilakukan melalui mobilitas fisik. Banyak jalur praktis yang dapat ditempuh mahasiswa, seperti kolaborasi riset, proyek pembelajaran global, hingga interaksi akademik lintas negara secara daring. “Mahasiswa dapat menjadi navigator global bahkan sebelum mereka meninggalkan negaranya,” jelas Dosen Program Studi Sejarah NIU ini.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa dan dosen, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas tantangan pendidikan global, kepemimpinan masa depan, dan nilai demokrasi dalam lingkungan multikultural. Melalui kegiatan ini, UWM berharap mahasiswa dapat memperkuat kompetensi global serta berkontribusi sebagai warga yang kritis, inklusif, dan demokratis.


Share Berita