Kapanewon Sedayu Bantul menyambut baik kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut kapanewon mengajak Program Studi Administrasi Publik untuk bisa bersinergi dalam menjalankan sejumlah program Pemerintah Kabupaten Bantul, khususnya yang berada di wilayah Kapanewon Sedayu.
Hal ini disampaikan Anton Yulianto, AP, M.IP. selaku Panewo Sedayu saat memberikan sambutan pada kegiatan PKM Program Studi Administrasi Publik pada Rabu (30/7) dengan tema “Kolaborasi dan Pemberdayaan dalam Upaya Penguatan Kelembagaan, Aparatur, dan Potensi Masyarakat untuk Kemajuan dan Kemandirian Kapanewon Sedayu”.
Anton menambahkan, ada beberapa program prioritas yang bisa dikolaborasikan dengan perguruan tinggi. Program prioritas itu antara lain penanganan stunting, penanggulangan kemiskinan, hingga reformasi pelayanan publik di kalurahan. ”Kami menyambut baik kegiatan yang diadakan Program Studi Administrasi Publik UWM. Ke depan terbuka bagi perguruan tinggi untuk terlibat pendampingan pada sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Bantul yang berada di wilayah Sedayu,” ucap alumni IPDN ini.
Sementara itu Ketua Program Studi Administrasi Publik, SL. Harjanta, S.I.P., M.Si. mengatakan bahwa apa yang disampaikan Anton Yulianto sebagai sebuah peluang yang akan dimanfaatkan. Dia mengatakan sesuai dengan kajian di Program Studi Administrasi Publik, reformasi pelayanan publik menjadi salah satu konsen di program studi. ”Apa yang disampaikan Pak Panewu sebagai sebuah peluang. Sebab, reformasi pelayanan publik menjadi salah satu kajian di Program Studi Administrasi Publik,” tambahnya.
Kegiatan PKM Program Studi Administrasi Publik sendiri diikuti oleh dosen, mahasiswa, hingga alumni. Dalam acara yang berlangsung di ruang rapat kecamatan tersebut melakukan presentasi materi oleh para dosen. Sebagai pemateri utama, Suwarjo, S.IP, M.Si. menyampaikan materi terkait peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Menurut Suwarjo, ada beberapa langkah bisa dilakukan pihak kapanewon untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Pertama, membangun kesadaran pentingnya partisipasi melalui forum-forum kelembagaan kelurahan hingga dusun. Kedua dengan meningkatkan kelembagaan seperti DPD, hingga RT/RW. ”Selanjutnya kapanewon bisa menciptakan mekanisme partisipasi masyarakat dengan memanfaatkan medsos,” ucapnya.
Sementara itu, Dr. Oktiva Anggraini, S.IP., S.Pd., M,Si. menyampaikan materi dengan judul Inovasi Sedekah Sampah: Pemberdayaan Warga dan Pelestarian Bumi. Sedangkan Dra. Syakdiah, M.Si menyampaikan materi tentang Kepemimpinan Transformatif di Era Digital untuk Pemerintah Daerah. Dan SL. Harjanta memberikan materi tentang Tata Kelola Kolaboratif untuk Mewujudkan Kemajuan dan Kemandirian Kapanewon Sedayu.
Peserta kegiatan yang terdiri dari struktural kecamatan, pamong kelurahan, dan ibu-ibu PKK yang antusias mengikuti acara tersebut. Di akhir acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dan doorprize dari Program Studi Administrasi Publik.