Strategi pengelolaan keuangan yang cerdas selama masa kuliah merupakan kunci untuk menghindari stres finansial selama kuliah. Diperlukan pengelolaan keuangan dengan bijak selama kuliah. Hal ini disampaikan oleh Dyah Titin Laswati, S.T.P., M.P. yang merupakan Wakil Rektor II Universitas Widya Mataram (UWM) dalam acara Orientasi Studi Mahasiswa Baru (Osmaba) pada Selasa (12/9/2023) di Pendopo Agung Kampus Terpadu UWM, Banyuraden, Gamping, Sleman.
Penting untuk membuat anggaran. Identifikasi sumber pendapatan, seperti uang dari orang tua, pekerjaan paruh waktu, atau beasiswa. Selanjutnya, catat semua pengeluaran bulanan, termasuk biaya kuliah, indekos, akomodasi, makanan, transportasi, buku, dan hiburan. Hal ini karena banyak hal yang tidak kita ketahui tentang hari esok, maka menabung harus menjadi prioritas.
“Buat anggaran yang realistis dan tetapkan batasan pada pengeluaran diskresioner, seperti makan di luar atau berbelanja. Menetapkan skala prioritas dan mengendalikan diri dalam pengeluaran uang yang hanya fokus untuk pemenuhan kebutuhan bukan pemenuhan keinginan. Hal ini membantu menjaga pengeluaran dalam kendali dan menghindari berhutang” kata dosen Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan (TP) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UWM ini.
Selanjutnya, carilah cara untuk menghemat uang. Carilan buku online, manfaatkan fasilitas perpustakaan, dan cari tawaran diskon untuk kebutuhan sehari-hari. Cobalah untuk memasak makanan di rumah daripada makan di luar, karena ini bisa menghemat banyak uang, bila perlu berpuasa sesekali waktu. Juga, pertimbangkan berbagi biaya dengan teman-teman, seperti berbagi biaya sewa tempat tinggal atau transportasi.
Tidak takut mencoba hal baru yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan adaptasi, kreativitas dan pemecahan masalah. Menjaga konsistensi dan disiplin mengelola waktu. Dicontohkan untuk para mahasiswa jangan meunda-nunda pekerjaan. Aktif mengikuti organisasi agar meningkatkan wawasan kepemimpinan, kerja tim dan komunikasi.Jaga kesimbangan antara kehidupan akademik dan pribadi.
Penting juga untuk memiliki dana darurat. Simpan sebagian kecil dari pendapatan ke rekening tabungan yang hanya digunakan untuk keadaan darurat. Ini akan memberi ketenangan pikiran jika tiba-tiba menghadapi pengeluaran tak terduga seperti perbaikan kendaraan, pengerjaan tugas-tugas kuliah atau biaya kesehatan.
“Dengan mengikuti strategi pengelolaan keuangan yang bijak, kita dapat menghindari utang yang berlebihan dan membangun dasar yang kuat untuk keuangan di masa depan. Ingatlah bahwa kebijakan finansial yang baik selama kuliah akan membantu Anda mencapai kemandirian finansial dan mengurangi stres keuangan selama masa studi” tutupnya.
Humas@UWM