Home
news
Wisuda Sarjana UWM, Rektor Berharap Lulusan Menjadi Problem Solver

Wisuda Sarjana UWM, Rektor Berharap Lulusan Menjadi Problem Solver

news Senin, 2018-09-03 - 14:48:37 WIB

 

Universitas Widya Mataram (UWM) kembali mewisuda mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas studinya pada Sabtu (1/9/2018) di Hotel Grand Quality. Sebanyak 105 nama telah berhak mendapatkan ijazah Sarjana 1 UWM, meskipun dalam pelaksanaannya tidak secara penuh dapat hadir dalam prosesi wisuda. Salah satunya dikarenakan meninggal dunia pada tanggal 25 Agustus 2018 lalu, sehingga pada prosesi wisuda hanya diwakili salah satu saudaranya.

“Saat ini kita sudah masuk dalam era disrupsi yang perlu dilakukan untuk tetap eksis dan terus berkembang diera disrupsi adalah menjadi bagian dari solusi masalah (problem solver), bukan bagian dari masalah (part of problem)”, kata Prof. Dr. Edy Suwandi Hamid, M.Ec Rektor UWM.

Lebih lanjut lagi Rektor UWM menyampaikan bahwa UWM telah menginjak usia yang ke 36, selanjutnya berharap dapat terus mengabdikan diri sebagai lembaga pendidikan, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut berperan aktif dalam pembangunan negara. UWM berkomitmen untuk terus memantapkan diri sebagai universitas yang tidak hanya mampu bersaing, melainkan benar-benar berkomitmen menjadi institusi pendidikan yang berkualitas dan mampu berperan dalam merealisasikan visi dan misinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berbasis budaya.

Beberapa nama wisudawan dengan prestasi terbaik pada periode ini diantaranya Lusia Kuwinta Lestariyani (Manajemen), Lasmini (Akuntansi), Vreditya Vindra Perdana (Ilmu Hukum), Arif Febriyanto (Ilmu Administrasi Negara), Tera Puspita Werdiyanti (Sosiologi), Zulianto Nugroho (Arsitektur), dan Mertza Fitra Agustian (Teknik Industri). Dari seluruh yang diwisuda, sebesar 17,14 % di antaranya memperoleh predikat cumlaude, dengan Indek Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi 3,92 (Tiga Koma Sembilan Puluh Dua) atas nama Lusia Kuwinta Lestariyani dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi; umur 47 tahun 11 bulan 23 hari. Waktu tempuh studi tercepat yaitu 3 tahun 11 bulan dengan rata-rata 4 tahun dan indeks prestasi kumulatif (IPK) rata-rata 3,02 (Tiga Koma Nol Dua) Wisudawan termuda adalah Astuti Dwi Wiyarno, umur 21 tahun 6 bulan 5 hari, sedangkan wisudawan tertua adalah Jukardi , umur 49 tahun 1 bulan 2 hari. Usia wisudawan tersebut menunjukkan betapa masih bersemangatnya dalam menimba ilmu. Usia bukan menjadi halangan bagi seseorang menambah ilmu pengetahuannya. Dengan wisuda kali ini, jumlah lulusan UWM telah berjumlah 7.962 orang.

Sambutan mewakili wisudawan/wati dilakukan oleh Rafli Buton dari Program Studi Sosiologi, sedangkan sambutan alumni sendiri diwakili oleh oleh Fredi K. Simanungkalit, SH., M.Hum yang saat ini menjadi ketua Keluarga Alumni Widya Mataram (KAWIMA).

Acara diawali dengan kirab wisudawan yang diiringi prajurit Kraton Yogyakarta. Ketua Yayasan Mataram Yogyakarta (YMY) Prof.Dr. Moh. Mahfud MD, SH., SU dalam sambutannya memberikan pengarahan kepada wisudawan dengan memberikan analogi air mengalir. Prof. Mahfud mengajak wisudawan memiliki sifat air mengalir yang tahu arah tujuannya, bukan seperti buih yang berada dipermukaan air mengalir. Buih hanya akan terbuang setiap kelokan dimana air mengalir.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Ir. Bambang Supriyadi, CES., DEA Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) DIY juga memberikan semangat kepada wisudawan. Menurutnya, menjadi lulusan UWM harus berbangga karena UWM telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang diberlakukan. Kepala LLDIKTI tersebut juga menyampaikan agar lulusan senantiasa bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa dan berterima kasih kepada para orang tua yang sudah berjuang sampai anaknya meraih gelar sarjana®HumasWidyaMataram


Share Berita