Program Studi (Prodi) Manajemen, Akuntansi dan Kewirausahaan Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (UWM) menjalin kerjasama dengan tiga unit usaha sekaligus pada Rabu (11/12/2019) di Ruang Auditorium Fakultas Ekonomi. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Ascasaputra Aditya, SE., MBA (Ketua Prodi Manajemen), Drs. Samsul Bakhri, MM (Ketua Prodi Akuntansi) dan Bahri, SE., MM (Ketua Prodi Kewirausahaan) dengan R. Aldho Rustiawan, SE yang merupakan Direktur utama Oshada, Owner Penyetan Mas Kobis dan Penyetan Joice. Acara dilanjutkkan dengan kuliah umum yang diikuti mahasiswa Fakultas Ekonomi. Hadir dalam acara tersebut Dekan, Wakil Dekan dan Ketua Prodi.
Dekan Fakultas Ekonomi Drs. AS Sutarno, MM mengatakan kuliah umum mengangkat tema Strategi Sukses dalam Berwirausaha dan Pengelolaan Keuangan, dimaksudkan agar pembicara dapat memberikan inspirasi untuk membuka usaha para mahasiswa.
“Sistem pemasaran tidak hanya faktor tempat yang harus dipertimbangkan, ada faktor lain yang menunjang sebuah usaha yakni faktor pemasaran online yang sangat berpengaruh untuk menarik minat konsumen,” kata Sutarno lalu mengharapkan kuliah umum dapat sukses diikuti peserta untuk mendapatkan wawasan lebih.
Aldo yang juga sebagai narasumber kuliah umum menjelaskan wirausaha adalah keberanian seseorang untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Tips yang dapat diterapkan dengan memulainya mengubah pola pikir, menyiapkan mental dan melakukan analisis usaha.
“Mengubah pola pikir dilakukan karena orang sukses itu minoritas, tidak banyak yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Sedangkan menyiapkan mental dilakukan dengan berdoa, memantapkan hati, minta restu orang tua, membiasakan mencatat dan menulis, rutin evaluasi sedekah dan ibadah,” jelas Aldho.
Aldho melanjutkan, melakukan analisis usaha yakni dengan menentukan segmentasi customer, menentukan jenis usaha, menguasai menu, mengetahui potensi pasar dan menentukan target. Aspek inovasi, lokasi dan menjalankan usaha juga sebagai pilar penting dalam analisis ini.
“Tips lain dengan melakukan hal yang tidak terpikirkan orang lain. Jadilah pengusaha yang peduli dengan lingkungan dan sesama,” ajaknya.
Sementara itu, Ardhi Khairi, SE., MBA sebagai Narasumber kedua menunjukkan data saat ini sebanyak 9.26 juta orang menganggur, sehingga wirausaha harus menjadi jalan keluar yang harus ditempuh. Wirausaha itu berbicara tentang keunggulan hati dan pikiran.
“Usaha adalah sebuah kepuasan yang didapatkan. Pembuang waktu terbesar pada tahun 2019 diantaranya menonton televisi, komplain tentang sesuatu, mencoba menyenangkan semua orang, melakukan sesuatu yg membahagiakan orang lain akan tetapi diri sendiri tidak bahagia,” terang Ardhi. Ia mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan waktu lebih efektif dan efisien.
©HumasWidyaMataram