Universitas Widya Mataram (UWM) kembali memperkuat keterlibatannya dalam pengembangan kawasan terintegrasi dan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) melalui sebuah survei dan diskusi yang diadakan pada Sabtu (27/04/2024). Acara tersebut berlangsung di Balai Desa Nglipar, Gunungkidul dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dekan Fakultas Ekonomi (FE) UWM, Dr. Jumadi, S.E., M.M. dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UWM, Dr. AS Martadani Noor, M.A. Selain itu, beberapa dosen dan mahasiswa UWM turut serta dalam kegiatan ini, bersama dengan Kepala Desa Nglipar, Samsuri, S.Pd. dan beberapa warga masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Nglipar, Samsuri, menekankan pentingnya kerja sama antara universitas dan masyarakat dalam mengembangkan kawasan terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. “Kami menyambut baik kehadiran tim dosen UWM dan berharap diskusi ini dapat menghasilkan gagasan-gagasan konstruktif untuk kemajuan Desa Nglipar”, tambahnya.
Sementara itu dalam sesi diskusi, Dr. Jumadi menyoroti peran penting kawasan terintegrasi dalam perekonomian lokal dan regional. “Diperlukan strategi yang terencana dengan baik untuk memaksimalkan potensi ekonomi yang ada di Desa Nglipar ini”, ujarnya. Di sisi lain, Dr. AS Martadani Noor menyoroti aspek sosial dan kultural dari pengembangan kawasan terintegrasi. “Dinamika sosial masyarakat merupakan hal yang penting dalam setiap langkah pembangunan kawasan”, ucapnya. Salah satu anggota tim dosen, Dr. Satrio dari Program Studi Arsitektur UWM menambahkan bahwa akan adanya kolaborasi dengan PUPR yang membahas tentang desain rumah bagi warga yang menempati rumah tidak layak huni serta untuk sekolah luar biasa.
Diskusi kemudian fokus pada beberapa kawasan terintegrasi potensial di Desa Nglipar, termasuk Pasar Desa Nglipar yang menjadi pusat perdagangan tradisional dan Kantor Desa yang merupakan pusat administrasi dan pelayanan publik. Selain itu, sarana pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, tempat rekreasi, dan pusat usaha kecil juga menjadi sorotan dalam diskusi tersebut.
Topik Abdimas yang dibahas meliputi bidang ekonomi dan ilmu sosial seperti sosiologi, menekankan pentingnya pengabdian universitas dalam memecahkan masalah-masalah sosial dan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat setempat.
Acara ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya bersama untuk menciptakan kawasan terintegrasi yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat Desa Nglipar. UWM berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mengimplementasikan program-program Abdimas yang memberikan dampak positif bagi semua pihak.

©HumasUWM