Home
news
UWM dan UTP Kerja sama: Perguruan Tinggi Perlu Hadirkan Solusi Persoalan Warga

UWM dan UTP Kerja sama: Perguruan Tinggi Perlu Hadirkan Solusi Persoalan Warga

news Sabtu, 2022-01-22 - 11:09:42 WIB

Kerja sama antar perguruan tinggi (PT) menjadi tuntutan dan tantangan dalam kerangka aplikasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Sinergi demikian harus ditindaklanjuti dengan praktik atau pelaksanaan kerja bersama antar pihak dalam bidang berbagai bidang. Pada saat yang sama, perguruan tinggi (PT) harus hadir di tengah masyarakat untuk membangun empati dan memecahkan persoalan atau menghadirkan solusi atas masalah yang dialami warga.

Pendapat tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec di hadapan Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta Prof. Dr. Ir. Tresna Priyana Soemardi, Se, MS dan jajarannya di ruang rapat Fakultas Hukum UWM, Selasa (18/1/2022). Acara dihadiri oleh Wakil Rektor UWM dan UTP.

Kerja sama UWM dan UTP tersebut ditindaklanjuti dengan implementasi kerja sama antara Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UWM Prof. Dr. Ir. Ambar Rukmini, MP dan Dekan Fakultas Teknik UTP Ir. Eny Krisnawati, M.Si, serta Dekan Fakultas Ekonomi UWM Drs. Samsul Bakri, MM dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTP Drs. Trio Handoko, MM.

Selain menyangkut penelitian dan penjaminan mutu, kerja sama UWM dan UTP bisa menyangkut pertukaran mahasiswa dalam konsep MBKM, seminar nasional, publikasi ilmiah, pengabdian masyarakat.

Prof. Edy Suandi Hamid menegaskan, kerja sama antar PT bisa antar mitra pemerintah dan swasta, serta bisa sesama perguruan tinggi nasional dan internasional.

Bagian penting dalam kerja sama itu menyangkut perkuliahan lintas program studi di internal kampus dan eksternal kampus atau lembaga mitra.Pakar ekonomi pembangunan itu menyatakan, model perkuliahan lintas program studi sebenarnya terjadi dari waktu ke waktu. Pada masanya kuliah strata satu di Fakultas Ekonomi UGM, Prof. Edy Suandi Hamid bisa ikut kuliah di sejumlah program studi lain dan mata kuliah yang berbeda-beda misalnya hukum bisnis (Fakultas Hukum), teknologi pertanian (Fakultas Pertanian).

Rektor UTP Prof. Dr. Ir. Tresna Priyana Soemardi, Se, MS menyatakan, kolaborasi semua elemen masyarakat, baik sesama masyarakat kampus maupun di luar kampus, sangat diperlukan dalam mengembangkan PT sejalan dengan berlakunya konsep pendidikan go and see atau pergi dan melihat.

“Perguruan tinggi harus berperan lebih baik lagi dengan pergi ke masyarakat, melihat, berempati teradap berbagai persoalan di dalamnya, serta memecahkan masalah atau menghadirkan solusi di tengah warga. Konsep ini makin penting dalam era normal baru pasca pandemi Covid-19,” ujar dia.

Model PT pergi, melihat, dan menghadirkan solusi dalam masyarakat juga makin menjadi kebutuhan sejalan dengan revolusi teknologi, yang menghadirkan perubahan sekaligus masalah sosial, budaya, ekonomi, dan lainnya, di tengah masyarakat. Maka lingkungan dalam pengertian sebagai alam dan masyarakat di sekitar perguruan tinggi menjadi strategis dalam pengembangan pendidikan PT.

©Humas WidyaMataram


Share Berita