Menilik sisi sejarah, Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta merupakan cikal bakal dari Unversitas Gadjah Mada (UGM). UWM telah berdiri sejak 8 Oktober 1982 di bawah naungan Yayasan Mataram Yogyakarta (YMY). Pernyataan itu dikatakan Puji Qomariyah, S.Sos., M.Si., Wakil Rektor III UWM, saat berkunjung ke Kantor Kompas Yogyakarta bersama Eman Darmawan, S.TP., MP. (Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru), Tommy Satriadi Nur Arifin, S.I.Kom., MA. (Kepala Biro III) dan Wahyu Tri Widodo, S.Sos (Kabag Biro III).
“Sebenarnya hubungan kami dengan Kompas sudah berlangsung lama, sejak adanya kegiatan pekan budaya masuk kampus. Kampus kami dekat dengan pusat kota dan Kraton, sehingga itu menjadi branding kami,” ungkap Puji pada Jum’at (13/3/2020)
Puji mengatakan, rencana kerja sama dengan media terutama menyoroti aspek budaya yang menjadi basis kampus Sawo Kecik itu. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik juga akan dibentuk sebagai upaya meningkatkan budaya literasi mahasiswa. Mahasiswa dapat mendalami tata cara penulisan dan fotografi yang baik melalui UKM tersebut.
Kepala Biro Kompas DIY-Jateng, Gre atau Alfin, mengapresiasi UWM dengan basis budayanya. Dirinya setuju jika dalam upaya menggaungkan nama UWM menampilkan sisi budaya yang disinergikan dengan budaya modern.
“Kami prihatin dengan literasi pelajar dan mahasiswa yang sangat rendah, saat ini mereka lebih cenderung senang menjadi penonton dari pada membaca dan menulis,” terangnya. Berkaitan dengan sinergi kampus dan media, Alfin menambahkan, pihaknya akan membantu dan terbuka untuk menjalin kerja sama.
©HumasWidyaMataram