Peran mahasiswa sangat sentral di kampus yang sudah men declare sebagai kampus berbasis budaya yakni Universitas Widya Mataram (UWM). Demikian disampaikan Puji Qomariyah, S.Sos., M.Si Dosen Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Pendopo nDalem Mangkubumen (Dokumen) UWM dalam acara Pendidikan Dasar (Diksar) Jumat (1/11/2019) di Pendopo nDalem Mangkubumen. Hadir dalam acara Cahya Purnama Asri, SE., MM Kepala Biro III UWM dan Jati Suryono selaku narasumber.
“Panggung bisa diciptakan dan tidak harus sewa. Bagi UKM Teater Dokumen panggung itu ada dimana-mana. Hal terpenting adalah mahasiswa harus berkarya,” kata Puji dalam acara yang bertema Membentuk Karakter Seniman Muda dalam Berkreativitas Tanpa Melupakan Integritas, Moral dan Solidaritas itu.
Menurut Puji, selain berkegiatan di UKM, mahasiswa juga harus memperhatikan masa studi mengingat itu untuk menjaga eksistensi dan nama baik kampus. Dosen Sosiologi itu berharap agar UKM bersimbol Pendopo dan pohon sawo kecik itu bisa diandalkan.
“UKM Teater harus dijadikan wadah berproses dan berkarya. Mahasiswa UKM Teater Dokumen harus memiliki karya yang bisa disaksikan sebagai kontribusi budaya. Karena ditangan kalianlah kampus budaya ini akan menampakkan jati diri sebagai kampus budaya,” tandasnya.
Sementara itu, Cahya berharap ke depannya akan ada generasi yang bisa menopang UKM Teater pada pengurusan selanjutnya. Mahasiswa juga harus bisa memanajemen waktu agar proses studi juga berjalan dengan baik.
“Sekalipun UKM, namun harus ada karya. UKM ini peminatnya cukup banyak sehingga ke depan harus ada inovasi yang dilakukan,” kata Cahya.
Dalam pemaparan materi, Jati sebagai alumni UKM Teater mengatakan UKM Teater Dokumen ini menjadi UKM pilihan untuk memperkaya ilmu. Dalam pekerjaannya ilmu teater banyak Ia gunakan. Hal itu tentang kaitan bagaimana ilmu teater mempengaruhi kehidupan kita. Perkembangan Teater dielaborasi dari masa perkembangan di Eropa, Indonesia dan lahirnya Kelompok Sastra Mangkubumen (KSM) yang kemudian berganti nama menjadi Teater Dokumen yang menjadi salah satu UKM di UWM saat ini.
“Jadi apa tugas kita?” ucap Pegawai Lapas IIA Yogyakarta itu menanyakan kepada peserta.
Hal-hal yang bisa disumbangkan untuk kampus berbasis budaya ini, lanjut Jati, adalah memberikan suasana. Mimpi selama ini adalah supaya UKM ini bisa memperkaya batin dan mewarnai kampus budaya ini.
“Saya berharap para mahasiswa anggota UKM Teater Dokumen bisa berproses dengan benar dan memiliki karya. Mahasiswa anggota baru ini harus menjadi generasi baru yang terus melanjutkan tujuan UKM dan membawa nama baik kampus budaya ini,” pungkasnya.
©HumasWidyaMataram