Dalam khutbah yang disampaikan di Widya Nusantara Kampus Terpadu Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta pada Jumat (13/6), Dr. Jumadi, S.E., M.M. selaku khatib mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diterima. Dalam khutbah yang bertemakan "Syukur" tersebut, Jumadi menyampaikan bahwa bersyukur bukan hanya sebatas ucapan, tapi juga harus dibuktikan melalui perbuatan.
“Syukur adalah kunci kebahagiaan dan keberkahan hidup. Dengan bersyukur, hati menjadi tenang dan hidup diberkahi Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, Allah berjanji bahwa jika manusia bersyukur, maka nikmat-Nya akan terus ditambah. Tapi jika manusia ingkar, maka azab-Nya amat pedih,” ujar Jumadi, mengutip Surat Ibrahim ayat 7.
Selain itu, Jumadi juga menyampaikan beberapa cara bersyukur, yaitu menggunakan hati, lisan, anggota tubuh, dan kerja. Dalam kegiatan sehari-hari, manusia dapat bersyukur melalui hati, yaitu menyadari bahwa segala nikmat berasal dari Allah; kemudian lisan, yaitu mengucapkan “Alhamdulillah”; anggota tubuh, yaitu menggunakan anggota badan demi kebaikan; dan kerja, yaitu melaksanakan pekerjaan sebaik mungkin, tanpa mengeluh, demi mencari ridha Allah.
“Bersyukur bukan hanya kepada Allah, tapi juga kepada manusia yang memberikan kebaikan kepada kita. Dalam sebuah hadits Nabi disebutkan, ‘Siapa yang tidak bersyukur kepada manusia, dia juga tidak bersyukur kepada Allah’ (HR. Muslim),” ujar Dekan Fakultas Ekonomi ini.
Selain memberikan nasihat tentang syukur, Jumadi juga menyampaikan ancaman bagi manusia yang kufur dan tidak bersyukur. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa manusia yang tidak bersyukur akan mendapatkan kerugian dan kemurkaan Allah. Hal ini menjadi peringatan penting agar manusia selalu ingat dan mensyukuri nikmat yang diterimanya.
Khutbah diakhiri dengan sebuah doa, meminta kepada Allah SWT agar diberi kemudahan untuk selalu bersyukur, dijauhkan dari sikap kufur, dan diberkahi hidupnya. Dalam doanya, Jumadi juga meminta ampunan, rahmat, dan keselamatan, baik di dunia dan di akhirat, bagi diri, keluarga, dan umat manusia.
Akhir salat Jumat dilanjutkan dengan doa Khotmil Qur'an secara bersama-sama karena jamaah Widya Nusantara telah menyelesaikan bacaan AlQuran secara menyeluruh / khataman AlQuran. Jamaah Widya Nusantara, yang juga sebagai sivitas akademika UWM berdoa dan berharap untuk kemajuan UWM serta kemudahan untuk memperoleh mahasiswa baru yang semakin banyak dan berkah.