Home
news
Tatanan Baru yang Akseleratif Menuju Penguatan Perguruan Tinggi

Tatanan Baru yang Akseleratif Menuju Penguatan Perguruan Tinggi

news Rabu, 2020-08-12 - 11:37:00 WIB

Penerapan tatanan baru sebagai upaya di tengah pandemi Covid-19. Tatanan baru tersebut membuka kesempatan seluas-luasanya bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan mutu pendidikan dan lulusannya serta mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi kompetisi global. Demikian diutarakan oleh Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec, Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) sebagai pembicara dalam Webinar bertajuk Strategi Perguruan Tinggi dalam Tatanan Baru: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang.

Webinar diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Metro secara virtual yang juga mengundang narasumber diantaranya Prof. Dr. Marzuki Noor, MS (Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung), Dr. Sarawanto, M.Si (Dosen Universitas Negeri Sebelas Maret), dan Santhy Hawanti, Ph.D (Dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto).

Berpijak pada persoalan pandemi dan era Revolusi Industri 4.0, Prof. Edy mengatakan, era tersebut sebagai sinergi dari tiga klaster yakni Cyber Physical System, Internet of Things, dan Artificial Intellegent. “Perguruan tinggi memiliki peran mempersiapkan SDM yang kompetitif dengan menyelaraskan antara desain pendidikan dan skill yang diperlukan. Perguruan tinggi harus ikut mendesain dan mengarahkan jalannya revolusi industri 4.0, bukan hanya sekedar mengikuti tren,” papar Prof. Edy pada Selasa (11/8/2020).

Peningkatan kualitas dan kuantitas riset, lanjut Anggota Parampara Praja DIY itu, juga harus dilakukan oleh perguruan tinggi sebagai upaya mendorong mahasiswa dalam berinovasi. Pada satu sisi Covid-19 memberikan sisi positif dalam hal akselerasi perguruan tinggi. Perguruan tinggi harus menyesuaikan diri dengan pemanfaatan dan mengoptimalkan teknologi informasi. Penguatan kemampuan dalam literasi data dan teknologi menjadi keharusan sehingga akan menciptakan Computational Thinking. Selain itu, penguatan karakter tidak kalah penting dilakukan untuk kesuksesan mahasiswa ketika sudah lulus dan berkarir.

“Pada era tatanan baru, memerlukan adaptasi dan berdisiplin terhadap protokol kesehatan. Oleh karena itu penting untuk menanamkan kesadaran dan pemahaman bersama dalam perubahan kebiasaan baru ini,” ucap Ketua Forum Rektor Indonesia 2008-2009 itu.

Prof. Edy menambahkan, adanya Revolusi Industri 4.0, disruptive economy, dan disruptive Covid-19 melahirkan peluang sekaligus tantangan untuk membangun karakter entrepreneurial mindset dengan semangat juang, pantang menyerah, dan berani mengambil resiko.

©HumasWidyaMataram


Share Berita