Mahasiswa dituntut berperan aktif dalam pembangunan nasional, salah satunya adalah pembangunan sumber daya manusia, oleh karena itu mahasiswa idealnya memiliki kemampuan yang handal baik dalam soft skills maupun hard skills. Untuk mempersiapkan itu Universitas Widya Mataram (UWM) berusaha membekali kedua kemampuan tersebut, salah satunya adalah dengan membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SATMABHARA di bawah pembinaan POLDA DIY.
Dr. Jumadi, SE., MM sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Widya Mataram menjelaskan bahwa dalam rangka mewujudkan hal tersebut mahasiswa yang tergabung dalam SATMABHARA diikutkan PRADIKLATSAR di Brimob Gondowulung, kegiatan PRADIKLATSAR dilaksanakan selama 2 hari dari 21-22 April 2018. Tujuan PRADIKLATSAR adalah membekali mahasiswa yang tergabung dalam SATMABHARA mempunyai soft skills sehingga mampu menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif. Mahasiswa yang ikut dalam SATMABHARA dituntut untuk turut berperan aktif sesuai dengan potensi yang dimilikinya dalam menjaga kota Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pelajar dan kota pendidikan sangat dinamis dalam hal aktivitas dan kehidupan sosialnya. Oleh karena itu peran mahasiswa dibutuhkan terutama dalam pembangunan dan penciptaan keamanan dan ketertiban, mahasiswa harus bersikap sesuai nilai-nilai hukum dan norma masyarakat yang berlaku.
PRADIKLATSAR bagi SATMABHARA UWM lebih memberikan penekanan dalam peningkatam kemampuan soft skills dibanding kemampuan hard skills. Dengan pelatihan soft skills tersebut diharapakn mahasiswa akan mampu menciptakan situasi kondusif dimanapun mahasiswa berada. Selain itu dengan kemampuan soft skills tersebut juga bisa menjadi bekal para mahasiswa dalam memasuki dunia kerja dan menjalankan tugas di dunia kerja.
Acara yang resmi dibuka oleh Rudi Heru Susanto, SH., MH (Direktur Pembinaan Masyarakat Polda DIY. Rudi menyampaikan bahwa Polri menyadari pentingnya peran serta mahasiswa dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Seperti halnya di dunia kampus yang terdapat beragam karkater gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga dibutuhkan langkah pengamanan yang terpadu antara pihak Kampus dan Polri dengan melibatkan SATMABHARA. Dengan kondisi keamanan dan ketertiban yang baik maka akan berdampak positif juga dalam proses belajar mengajar. Lebih lanjut, Rudi menegaskan dengan adanya SATMABHARA diharapkan dapat lebih meningkatkan kerjasama dimasa yang akan datang bagi pihak kampus dan Polri. Sementara acara penutupan dilakukan oleh AKBP Sinungwati, SH sebagai Kasubdit Bimtibluh Polda DIY hari Minggu 22 April 2018 di tempat yang sama yaitu di Brimob Gondowulung. ®HumasWidyaMataram