Universitas Widya Mataram (UWM) melakukan reposisi tenaga kependidikan pada level kepala bagian, kepala urusan, dan staf di tingkat universitas, fakultas, dan kelembagaan.
Wakil Rektor I UWM Dr. Jumadi, SE., MM menyatakan reposisi ini dimaksudkan untuk meningkatkan dinamika organisasi dan meningkatkan kinerja.
“Di tempat kerja baru, setiap orang merasa ada suasana baru, ada perbedaan dengan tempat kerja sebelumnya. Nikmati suasana baru itu. Sikap demikian mendatangkan kebaikan, menjadikan kerja berbuah barakah,” kata dia dalam sambutannya.
Menurut Jumadi, setiap karyawan bekerja di mana pun perlu menjalankan pekerjaannya secara baik dan tuntas. Kerja baik itu bermuara pada tiga hal. Pertama orientasi bekerja untuk mendapat kabaikan atau keberkahan. Apabila orang bekerja dengan tulis dan ikhlas, apa pun pekerjaannya dilaksanakan dengan nyaman dan sungguh-sungguh. Ini dimensi spiritual yang bisa dicapai setiap orang.
Kemudian orang bisa bekerja baik ketika melaksanakan tugas disertai sikap peduli terhadap kolega dan lingkungan kerja. “Kita peduli dengan teman kerja, saling membantu, bukan saling menyalahkan.”
Dimensi spiritual dan sosial (peduli) dalam kerja itu, mengantarkan pada kesuksesan dan kepuasan kerja ketika diintegrasikan dengan kerja cerdas. Setiap tempat kerja baru selalu ada perbedaan bidang kerja, maka orang yang bekerja cerdas akan berusaha untuk belajar dengan hal-hal baru.
“Ketika dimensi spiritual dan sosial menyatu, disertai ikhlas untuk belajar sesuatu yang baru, maka kita mencapai kerja sehat. Sehat untuk pekerjaan dan sehat untuk fisik kita.”
Penyerahan surat keputusan reposisi tersebut berlangsung di Bangsal Soekarno-Nehru, Rabu (2/2/2022), dihadiri oleh Wakil Rektor II Eman Darmawan, STP, MP. dan wakil Rektor III Puji Qomariyah, S.Sos., M.Si. Terdapat sebanyak 17 tenaga kependidikan yang menjalani reposisi tersebut. Sebanyak delapan tenaga kependidikan pada level kepala bagian, sembilan lainnya kepala urusan dan staf di tingkat universitas, fakultas, dan kelembagaan.
©HumasWidyaMataram