Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta terus memperkuat kelembagaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing perguruan tinggi. Penguatan kelembagaan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan struktur dan tata kelola organisasi, tetapi juga membutuhkan pengembangan sumber daya manusia sebagai human capital yang memiliki kompetensi, nilai, dan semangat untuk membangun institusi secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., dalam sambutan kegiatan “Transformasi Human Capital dalam Meningkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi”, yang diselenggarakan di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat UWM, Jumat (16/10). Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Christantius Dwiatmadja, S.E., M.E., Ph.D. sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Prof. Edy menegaskan bahwa kelembagaan tidak semata-mata dipahami sebagai wadah organisasi. Lebih dari itu, kelembagaan mencakup sistem, norma, tata kelola, serta berbagai unsur yang memungkinkan organisasi bergerak secara efektif untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
“Kalau kita bicara kelembagaan, bukan saja soal wadah, tetapi juga sistem dan norma. Karena itu, ketika kita bicara penguatan kelembagaan, banyak hal yang sebenarnya harus kita lakukan,” ujar Prof. Edy.
Menurutnya, salah satu elemen penting dalam penguatan kelembagaan adalah sumber daya manusia. Namun, SDM perguruan tinggi tidak cukup hanya dipandang sebagai human resources atau tenaga kerja, melainkan harus ditempatkan sebagai human capital yang merupakan aset strategis institusi.
Perspektif tersebut, lanjut Prof. Edy, menempatkan manusia bukan sekadar sebagai pekerja yang menjalankan tugas, tetapi sebagai bagian penting dari proses penciptaan nilai dan peningkatan produktivitas organisasi. Karena itu, pengembangan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan perlu berjalan beriringan dengan pembangunan nilai, semangat, dan ekosistem kerja yang sehat.
“Human capital itu sebagai aset, tetapi juga ada unsur-unsur nilai. Artinya, kita bukan sekadar pekerja,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa semangat membangun perguruan tinggi harus melampaui orientasi terhadap pekerjaan, prestasi, maupun materi. Setiap sivitas akademika perlu memiliki kesadaran bahwa kontribusi terhadap institusi merupakan bagian dari tanggung jawab dan amanah yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh.
Kegiatan yang diikuti unsur pimpinan universitas, fakultas, lembaga, biro, hingga program studi di lingkungan UWM ini diharapkan dapat memperkuat kesamaan perspektif dalam membangun kelembagaan yang adaptif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Melalui penguatan human capital, UWM berupaya membangun ekosistem kelembagaan yang tidak hanya memiliki struktur dan sistem yang semakin baik, tetapi juga diisi oleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, nilai, serta komitmen untuk membawa perguruan tinggi menjadi semakin unggul dan berdaya saing.