Regenerasi pegawai menjadi aspek penting dalam membangun kampus unggul. Suasana baru, semangat baru dan menggandeng para senior dibutuhkan untuk membangun Universitas Widya mataram (UWM) menjadi kampus unggul berbasis budaya.
Wuku Astuti, SE., M.Ak, Akt selaku Pelaksana Tugas (plt) Wakil Rektor II mengungkapkan itu bersamaan dengan pelaksanaan seleksi calon dosen baru di UWM.
“Kalau peserta tidak memenuhi kriteria maka akan rekrut lagi, karena UWM membutuhkan bibit unggul,” papar Wuku pada Senin (22/7/2019) di Kampus II UWM, Jogja City Mall. Sementara untuk seleksi tenaga kependidikan akan dilaksanakan pada Kamis (25/7/2019).
Menurut ketua tim seleksi Dwi Astuti, S.Sos., M.Si seleksi pegawai meliputi dosen dan tenaga kependidikan dilakukan secara bersamaan dengan mempertimbangkan kualitas secara akademik dan aspek etika. Hal itu mengingat UWM sendiri merupakan kampus berbudaya.
“sebanyak 18 peserta calon dosen mengikuti seleksi tertulis yang akan dilanjutkan dengan micro teaching dan wawancara,” jelas Dwi Astuti.
Seleksi dosen, tambah Dwi, tuntutannya pada kualitas, sedangkan untuk pengembangan kampus UWM sendiri membutuhkan support dari tenaga kependidikan. Rekrutmen sendiri dilakukan supaya tidak ada kekosongan dan dapat meningkatkan kinerja sehingga dibutuhkan tenaga kependidikan yang memiliki inovasi, lebih kreatif dan pintar menghadapi persoalan kampus.
“Komitmen dalam kaitan profesi menjadi dosen dan terhadap kampus dalam kaitannya karakter UWM sangat ditekankan dalam seleksi,” pungkas Dwi.
©HumasWidyaMataram