Home
news
Refleksi dan Introspeksi:  Memandang Pancawindu Widya Mataram

Refleksi dan Introspeksi:  Memandang Pancawindu Widya Mataram

news Rabu, 2022-10-26 - 09:34:03 WIB

Oleh Puji Qomariyah (Wakil Rektor III UWM)

Dalam usia 40th Widya Mataram yang men-declare sebagai kampus berbasis budaya, apa yang telah kita lakukan? Sumbangan apa yang telah kita berikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan, bagi kebudayaan, bagi bangsa, dan juga bagi peradaban? Apa rencana langkah kedepan menghadapi persaingan lebih ketat, lebih keras, dalam perlombaan menjadi unggul? Wacana tanpa langkah nyata hanya akan menjadi angan-angan dan mimpi belaka.  

Pancawindu ….40th menjadi titik awal ke arah mana Widya Mataram akan menuju. Silakan bersama merenung, silakan merefleksi, silakan bersama-sama melakukan introspeksi sejauh mana tekad kita untuk mewujudkan Widya Mataram yang berdaya guna bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Dan jangan hanya berhenti merenung. Bangkit dan bergeraklah untuk mendampingi mahasiswa mewujudkan masa depannya yang gemilang. Dampingi mereka menjadi manusia unggul yang Beretika-Bermoral-Bermartabat dalam langkah yang nyata, sistematis, terencana, dan berkelanjutan, karena kehidupan akan terus berjalan bagi siapapun. Termasuk diri kita.

Dalam usia dewasa 40th, menutup diri hanya akan membuat kita semakin terpuruk dalam relasi antarmanusia yang seharusnya semakin cair. Menutup diri hanya akan mengecilkan kita dalam dunia yang semakin mengglobal. Sebaliknya, membuka diri akan menemukan banyak jalan dan kesempatan bagi UWM untuk menjadi lebih baik. Membuka diri hanya bisa dilakukan dari kejujuran diri kita sendiri. Dalam usia pancawindu atau 40 tahun UWM, sudahkah kita membuka diri bagi perubahan yang lebih baik, lebih bermartabat, dan lebih berdaya guna bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara?

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menempatkan era ini dalam masa transisi dari analog menuju digital. Semua terhubung, semua berada di titik nol yang sama. Diperlukan adaptasi dan inovasi sepanjang waktu karena perubahan adalah keniscayaan. Siapkah kita belajar bersama mereka (mahasiswa) dalam relasi yang bermartabat: bersinergi, berkolaborasi, saling belajar bersama, saling mengingatkan.

Kampus terpadu adalah tambahan semangat baru bagi perubahan UWM menjadi lebih baik. Dengan mengusung tagline Beretika-Bermoral-Bermartabat mengandung makna UWM akan terus mencari dan memberikan yang terbaik bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam usianya yang ke-40 UWM sudah sampai dimana? Sudahkah itu semua ada pada diri kita untuk kita diseminasikan kepada masyarakat luas?

Kampus terpadu adalah semangat baru bagi mahasiswa. Apa yang kita tawarkan untuk mendampingi mereka menjemput masa depan yang gemilang? Menjadikan seluruh potensi SDM mahasiswa menjadi manusia yang unggul, beradab, dan berbudaya tidak bisa diwujudkan hanya dalam waktu sekejap, apalagi hanya dalam wacana. Ada proses yang berkelanjutan. Ada dialog saling membuka diri. Dan tentunya perlu kerja dan langkah nyata.

Kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi dengan seluruh potensi yang ada. Tidak saling mencaci, menyalahkan, apalagi membenci. Mari kita menjadi hebat bersama-sama untuk mewujudkan Widya Mataram lebih baik.

Dari Rembang ke Yogyakarta Tiba di Beringhajo naik kereta

Selamat ulangtahun widya mataram tercinta Membawa berkah bagi warganya

nDalem Mangkubumen, Kamis 6 Oktober 2022


Share Berita