“Saya berharap dosen yang lain memiliki tekad mencapai jenjang tertinggi karir dosen, semua harus bertekad dan bersemangat menjadi profesor”, ungkap Prof. Ambar Rukmini.
Memiliki karir sebagai dosen menjadi salah satu pilihan dan masih menjadi harapan bagi banyak orang. Berkarir sebagai dosen akan terus memperoleh kesempatan meningkatkan kemampuan diri, kompetensi, akses studi, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dosen wajib memiliki kualifikasi akademik, sertifikat pendidik, kompetensi dan memenuhi kualifikasi lain yang dipersyaratkan dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Wakil Rektor I Universitas Widya Mataram (UWM) Prof. Dr. Ir. Ambar Rukmini, MP menjadi Dosen pertama di UWM yang meraih jabatan akademik tertinggi dalam bidang Ilmu Teknologi Pangan dan Gizi. Menurut penjelasannya, Prof. Ambar Rukmini meraih Guru Besar karena proses yang telah dilakukannya yakni meniti karir sebagai dosen. Hal tersebut disampaikan pada Rabu (24/4/2019) di ruang Wakil Rektor I.
Prof. Ambar Rukmini juga mengatakan kenaikan jabatan akademik merupakan jenjang karir dosen, selanjutnya Gelar profesor merupakan gelar tertinggi untuk jabatan akademik dosen. Dengan begitu seorang dosen harus memiliki orientasi mencapai jabatan akademik tertinggi yakni Profesor/Guru Besar. Salah satu syarat yang harus diperhatikan adalah KUM penelitian yang harus mempunyai publikasi di jurnal internasional terindeks scopus.
Berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof. Ambar Rukmini yang merupakan dosen Fakultas Teknologi Pertanian tersebut telah resmi naik jabatan akademik menjadi Profesor/Guru Besar terhitung sejak 1 Desember 2018.
Menurut Prof. Ambar Rukmini, setiap dosen harus memiliki tekad mencapai jenjang tertinggi dalam karirnya. Bahkan sudah dicanangkan bahwa 10 tahun setelah berkarir di UWM, maka gelar Profesor harus sudah tercapai. Tentu saja dengan melengkapi berkas yang dipersyaratkan, giat penelitian, pengabdian dan publikasi di jurnal internasional.
Prof. Ambar Rukmini berharap agar apa yang sudah diperoleh ini menjadi penyemangat bagi seluruh civitas akademika di lingkungan UWM. Niat dan tekad yang kuat dari pribadi seorang dosen menjadi aspek mendasar dalam mengejar cita-cita. Hal tersebut disampaikan dosen yang telah mengabdi hampir 30 tahun tersebut untuk terus mendorong para dosen berorientasi pada jabatan akademik tertinggi untuk kualitas dan mutu pendidikan.
©HumasWidyaMataram