Hari Sumpah Pemuda ke- 94 tahun 2022 dengan tema Bersatu Bangun Bangsa yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah V di lapangan LLDIKTI Wilayah Yogyakarta menjadi moment penting bagi Guru Besar FTP Universitas Widya Mataram, yaitu Prof. Dr. Ir. Ambar Rukmini, MP. (Jumat/28 Oktober 2022).
Menjadi dosen adalah passion saya, begitu ungkap Ambar setelah menerima penghargaan Satyalancana yang diserahkan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Prof. drh. Aris Junaedi, Ph.D.
Ambar Rukmini, lahir di Semarang, 8 Desember 1964 merampungkan pendidikan sarjana di FTP di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1988. Karena cita-citanya memang menjadi dosen sejak kecil, setelah lulus Ambar langsung melamar sebagai dosen di UWM. Ambar pun diterima dan mulai mengajar sebagai Dosen Tetap Yayasan (DTY) di kampus tersebut sejak 1 Oktober 1989, di Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pangan, yang sekarang bergabung dengan Fakultas Teknik menjadi Fakultas Sain dan Teknologi, Universitas Widya Mataram (UWM). Pada 1991, dibuka lowongan Dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dipekerjakan (dpk.) di Kopertis Wilayah V Yogyakarta (sekarang Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), dia mendaftar, dan diterima dan ditempatkan di FTP Universitas Wangsa Manggala (sekarang Universitas Mercu Buana Yogyakarta). Rektor UWM yang saat itu dijabat oleh Prof. Soempono menyampaikan pada Kopertis untuk menempatkan Ambar untuk tetap bertugas di UWM dan disetujui oleh Koordinator Kopertis V waktu itu adalah Prof. Soetojo.
Menjadi dosen adalah cita-cita Ambar Rukmini, dengan dukungan keluarga besarnya yang sebagian besar adalah pendidik semakin mendorongnya untuk meraih cita-citanya berkarir menjadi dosen hingga meraih jabatan akademik tertinggi yaitu Guru Besar. Dan saat ini Prof. Dr. Ir. Ambar Rukmini, MP adalah Guru Besar pertama di Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta.
Hari ini Ambar genap 30 tahun berkarir sebagai dosen, dan mendapatkan penghargaan Satyalancana dari LLDIKTI V dalam upacara Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022 di lapangan Kantor LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta. Terbukti bahwa Ambar berdedikasi tinggi dalam pengabdiannya dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat. Dia berharap bisa melakukan transfer of knowledge pada masyarakat, bisa memotivasi dosen maupun mahasiswa untuk mewujudkan cita-citanya hingga pencapaian akhir, begitu harapnya.
Ambar memberikan contoh baik dalam berbagai kegiatannya untuk mengukuhkan passionnya sebagai dosen. Dia menjadi Pengurus Pusat Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI), terpilih sebagai salah satu finalis Dosen Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2004, dan sebagai pemenang Graduate Student Research Paper Competition saat menempuh studi doktoral di UGM, Ambar berhak mewakili Indonesia di tingkat Asia Tenggara saat itu. Saat ini Ambar menjabat sebagai Dekan Fakultas Sain dan Teknologi aktif menjadi Reviewer jurnal-jurnal bidang teknologi pangan, dan tetap rajin melakukan Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat.
Terus produktif Prof. Ambar, kita menunggu buku yang kabarnya segera terbit tentang teknologi pangan dan gizi, sehingga sivitas Widya Mataram selalu sehat, tak kekurangan gizi.
Humas@UWM