Home
news
Perang Rusia-Ukraina Cermin Ilmu Tak Berbudaya

Perang Rusia-Ukraina Cermin Ilmu Tak Berbudaya

news Rabu, 2022-03-16 - 10:16:32 WIB

Perang yang tengah terjadi antara Rusia dan Ukraina sebagai bagian dari wajah dunia yang mempertontonkan produk ilmu dan teknologi yang tidak dilandasi nilai-nilai budaya, kata Menteri Politik,Hukum, dan Keamanan Prof. Dr.Mahfud MD.

“Sekarang banyak kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbahaya bagi kehidupan bangsa dan negara di suatu tempat. Itu terjadi karena ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dilandasi oleh nilai-nilai budaya adiluhung, ketuhanan dan keadilan,” kata dia dalam sambutan wisuda ke-60 Universitas Widya Mataram di Sahid Jaya Hotel & Convention Yogyakarta,Babarsari,Sleman,Yogyakarta, Senin (14/3/2022).

Ketua Yayasan Mataram Yogyakarta itu menyatakan, masyarakat dunia sedang menyaksikan eksibisi atau lomba gelar senjata oleh Rusia dan Ukrania serta negara-negara sekutunya seperti Amerika Serikat. Pertunjukkan itu sesungguhnya mempertontonkan kemajuan teknologi yang tidak dinaungi oleh nilai-nilai budaya, ketuhanan, dan kemanusiaan.

Situasi di Rusia dan Ukraina itu sudah diperkirakan oleh para ahli dunia. Pasca Perang Dunia II, para ahli ilmu pengetahuan, hak asasi manusia, dan teknolog khawatir suatu saat perang yang mengenaskan itu terulang yang disebabkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Persenjataan dengan berbagai variasnya yang sedang digelar dan terjadi dalam perang Rusia dan Ukraina itu produk teknologi. Dulu, masyarakate dunia pasca Perang Dunia II pernah mengkhawatirkan kalau ilmu pengetahuan tidak dikendalikan oleh budaya adiluhung, tidak dikendalikan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan, maka itu membayakan bagi umat manusia. Apa yang terjadi di Rusia dan Ukraina adaah bukti kekhawatiran dimaksud,” ujar dia.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumunkan akan menyerang Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu. Sejak saatitu, Militer Rusia membombardir beberapa wilayah di Ukraina dengan serangan udara, pemboman roket dan artileri besar-besaran, Meskipun dunia telah menyerukan perdamaian, sejauh ini Putin tetap bersikukuh akan terus menyerang Ukraina.

©Humas WidyaMataram


Share Berita