Home
news
Pemerintah Kota Yogyakarta Gandeng Perguruan Tinggi DIY untuk Wujudkan Pembangunan Berbasis Ilmu Pengetahuan

Pemerintah Kota Yogyakarta Gandeng Perguruan Tinggi DIY untuk Wujudkan Pembangunan Berbasis Ilmu Pengetahuan

news Rabu, 2025-05-21 - 19:04:55 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam rangka memperkuat pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang selaras dengan kebutuhan masyarakat. Penandatanganan Kesepakatan Bersama ini dilangsungkan di Hotel Tara, Yogyakarta, pada Rabu (21/5), dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) bersama para pimpinan perguruan tinggi, termasuk Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec.

Kesepakatan ini mencakup komitmen bersama dalam melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—tiga pilar utama dalam tridharma perguruan tinggi—yang difokuskan pada isu-isu aktual dan strategis di Kota Yogyakarta. Salah satu isu krusial yang menjadi perhatian adalah persoalan pengelolaan sampah yang terus menjadi tantangan di wilayah perkotaan.

Dalam sambutannya, Hasto menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah kota dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kompleks di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa kampus-kampus di Yogyakarta memiliki sumber daya akademik dan inovasi yang besar, yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan kota.

“Banyak aktivitas yang bisa dikerja samakan dengan kampus-kampus yang ada di DIY untuk mengatasi masalah yang ada di Kota Yogyakarta, terutama dalam bidang lingkungan, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat. Kami percaya kontribusi kampus dapat langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hasto.

Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. juga menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai bahwa kerja sama antara kampus dan pemerintah daerah merupakan langkah yang strategis dan tepat untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kapasitas yang dimiliki oleh perguruan tinggi.

“Kami berharap kesepakatan ini tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi benar-benar dapat direalisasikan dalam bentuk program yang konkret dan berkelanjutan. Kehadiran kampus harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Dewan Pakar Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Yogyakarta ini.

Lebih lanjut, Prof. Edy menjelaskan bahwa Universitas Widya Mataram akan terus mendorong sivitas akademika untuk terlibat aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat, riset terapan, serta pengembangan inovasi berbasis lokalitas yang mendukung pembangunan Kota Yogyakarta. Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program tridharma agar hasilnya tidak hanya jangka pendek, tetapi berkelanjutan dan berdampak luas.

Kesepakatan bersama ini juga mencakup kesepahaman untuk mengintegrasikan kegiatan tridharma dengan tematik pembangunan daerah yang telah dirumuskan bersama masyarakat. Dengan demikian, program-program yang dijalankan oleh perguruan tinggi dapat berjalan seiring dengan visi pembangunan Kota Yogyakarta yang inklusif, berwawasan lingkungan, dan berbasis pengetahuan.

Selain penanganan sampah, beberapa bidang lain yang menjadi perhatian dalam kerja sama ini meliputi pengembangan ekonomi kreatif, pelestarian budaya lokal, kesehatan masyarakat, digitalisasi pelayanan publik, dan penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menjawab tantangan-tantangan perkotaan, serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Yogyakarta secara berkelanjutan.


Share Berita