Home
news
Nuansa Lebaran Mulai Terasa, Pedagang Jangan Nuthuk Pengunjung

Nuansa Lebaran Mulai Terasa, Pedagang Jangan Nuthuk Pengunjung

news Senin, 2025-04-14 - 13:58:20 WIB

Pergerakan masyarakat menjelang Lebaran mulai terasa. Arus lalu lintas dan pusat perbelanjaan seperti pasar, mal, dan lainnya pun agak ramai.

”Meskipun kelihatannya agak menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya, pemudik mulai membanjiri DIY,” kata Guru Besar Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. pada Sabtu (29/3).

Hal itu tentu sangat positif bagi perekonomian DIY karena mereka membawa uang dan pasti berbelanja.

Berbeda dengan wisatawan yang datang ke Yogyakarta pada hari biasa. Pemudik sudah menabung lama untuk keperluan mudik setiap Lebaran.

”Saat mudik mereka membelanjakan uang di kampung halamannya. Ini berarti ada pengeluaran konsumsi yang meningkatkan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) DIY,” ujar Prof. Edy yang juga Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta.

Pola ekonomi Lebaran menurut Prof. Edy rutin terjadi setiap tahun. Masyarakat DIY harus bisa memanfaatkan peluang agar mereka berbelanja produk lokal.

”Kita melihat lokasi pariwisata penuh dengan kehadiran pengunjung. Hotel juga biasanya penuh. Ini menggerakkan ekonomi daerah,” imbuhnya.

Prof. Edy menyarankan agar para pemudik dan wisatawan puas, masyarakat harus menyambut tamunya secara baik.

Tempat wisata harus berbenah supaya lebih menarik dan memberi kenikmatan pada pemudik dan pelancong.

”Pedagang, penyedia jasa berikan harga wajar dan jangan sekali-sekali memberi harga ”nuthuk” yang bisa merugikan konsumen, dan akhirnya DIY juga rugi,” pintanya.


Share Berita