Home
news
Nilai Nasionalisme pada Media Instagram

Nilai Nasionalisme pada Media Instagram

news Selasa, 2021-08-17 - 21:14:54 WIB

Semangat Nasionalisme diperingatinya Hari Kemerdekaan RepubIik Indonesia ke-76 sudah mulai terasa sejak awal ajang Olimpiade Tokyo 2020 diselenggarakan. Prestasi dua atlit ganda putri yang berhasil meraih medali emas dalam sejarah panjang di negeri ini, setidaknya meredakan sedikit perdebatan akan aturan PPKM Level 4 yang secara konsisten masih diperpanjang oleh pemerintah untuk terus menekan angka penurunan kasus positif Covid-19 di berbagai wilayah.

Dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Dyaloka Puspita Ningrum,S.I.Kom., M.I.Kom menuturkan, budaya gotong royong di tanah air sangat terlihat ketika media massa atau bahkan masyarakat dengan kompak mendukung, menyuarakan dan mengapresiasi seluruh atlit yang telah berkontribusi dalam perlombaan tersebut sebagai bentuk persatuan dan kesatuan bangsa dimomentum kemerdekaan. Euforia publik tersebut cukup rapi terdokumentasikan pada salah satu media sosial popular saat ini yakni instagram.

“Berdasarkan data We Are Social per-bulan Januari tahun 2021, di Indonesia ada 202,6 juta pengguna internet dan 170 juta pengguna aktif media sosial yang meningkat drastis. Menariknya, adaptasi kebiasaan baru tidak hanya dilakukan di era pandemi saja, melainkan juga terjadi di era disrupsi yang membuat aktivitas manusia bergeser dari dunia nyata ke dunia maya,” terang Dyaloka, Senin (16/8/2021).

Menurut Dyaloka, Instagram menjadi platform digital pilihan terutama oleh kalangan kaum muda. Beberapa fitur layanan yang terus-menerus diperbaharui seperti hadirnya reels, stories reaction, IGTV, video call dan lain sebagainya. Fitur itu memberikan ruang ekspresi diri dan kreativitas tanpa batas untuk para penggunanya, termasuk dalam merayakan semarak kemerdekaan di tengah keterbatasan yang sangat berbeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya.

“Kemerdekaan pada masa sekarang sesungguhnya tidak lepas dari napak tilas perjuangan para pahlawan besar yang telah gugur dengan segala pengorbanan dan jasa-jasanya. Peradaban teknologi, informasi serta komunikasi yang begitu masif turut melahirkan jiwa-jiwa nasionalisme yang tentu saja harus tetap mengendepankan nilai maupun etika sosial,” ucap Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) itu.

Instagram merupakan salah satu platform digital masa kini. Dyaloka melanjutkan bahwa platform ini telah mewadahi konten publik yang unik, kreatif dan bahkan totalitas. Sebagai bagian dari produk media baru, semua pihak pun memanfaatkan media tersebut dengan motif mampu menawarkan akses yang cepat, efisien dan modern apabila dibandingkan dengan keberadaan media konvensional terdahulu.

“Praktik nasionalisme dan himbauan pemerintah dalam menghadapi pandemi saat ini menitikberatkan masyarakat untuk tetap mengindahkan protokol kesehatan di dalam kehidupan sehari-hari. Upaya itu juga dilakukan Presiden RI Joko Widodo dalam akun instagram,” kata Dyaloka.

Semangat nasionalisme itupun tervisualisasikan melalui penampilan Presiden yang menggunakan pakaian adat Suku Baduy dalam kesempatan untuk menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI.

Bentuk partisipasi publik dalam momentum kemerdekaan, lanjut Dyaloka, juga tetap ditunjukkan dengan segala persiapan yang sangat maksimal. Beragam konten variatif pun meramaikan instagram, mulai dari potret pengibaran Pusaka Merah Putih di tempatnya masing-masing, kompilasi menyanyikan lagu wajib nasional, pengadaan lomba secara virtual, maupun beberapa aktivitas lain yang secara tidak langsung mampu menjadi trend pada tatanan kehidupan kebiasaan baru.

“Kecakapan bermedia menjadi inti yang harus dikontrol dan disikapi dengan sangat bijak karena siapapun penggunanya dapat saja menjadi public relations yang akan memberikan kebermanfaatan meskipun hanya menggunakan media alternatif. Bangsa yang merdeka adalah mereka yang mampu menghindari konflik akibat tsunami informasi di era sekarang ini,” tegasnya.

©HumasWidyaMataram


Share Berita