Home
news
Melampaui Kelas: Mahasiswa dan Era Bisnis Online

Melampaui Kelas: Mahasiswa dan Era Bisnis Online

news Jumat, 2023-11-17 - 09:55:47 WIB

Penting bagi mahasiswa untuk memiliki bisnis sendiri. Mahasiswa harus open mind, tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga menjalankan usaha sendiri, salah satunya bisnis online. Hal ini disampaikan oleh dan Syahira Rohmatun Zahroh yang merupakan owner Reve Hijab dan Celengan Target dalam Workshop Literasi Digital: Inkubasi Bisnis dan Inovasi Digital Marketing pada Kamis (16/11/2023) di Kampus Terpadu UWM, Banyuraden, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Forum Rektor Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh 100 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa, masyarakat, dan para pelaku UMKM.
Syahira lebih lanjut mengungkapkan bahwa bisnis online merupakan bisnis yang dijalankan melalui internet atau digital dan juga bisa dikelola dari rumah, atau dimanapun. 


Memulai bisnis online dapat dilakukan dengan stok barang di marketplace dengan cara menjadi reseller. Selanjutnya promosi melalui media sosial, terutama iklan berbayar. “Memperluas target pasar merupakan langkah berikutnya dengan cara masuk ke marketplace. Buat rencana bisnis yang spesifik, manfaatkan waktu luang, dan tetap fokus pada tujuan,” pungkasnya.
Ketua Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Universitas Widya Mataram (UWM) Puji Qomariyah, S.Sos., M.Si. dalam sambutannya menyatakan bahwa pentingnya revolusi mental dalam pengembangan bisnis terletak pada kemampuan untuk melihat peluang, menghadapi tantangan, dan beradaptasi dengan perubahan dengan positif. 


“Workshop bertujuan untuk menghasilkan tindakan nyata. Konsep "sedikit bicara dan banyak kerja" menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan mimpi menjadi sukses melalui wirausaha,” kata Puji yang merupakan Wakil Rektor (WR) III dan dosen Program Studi (Prodi) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UWM ini. 


Narasumber lain dalam kegiatan ini adalah Dr. Aris Slamet Widodo, S.P., M.Si. yang merupakan praktisi pendidikan dan Ahmad Muhlisin yang merupakan Founder & Business Development di PT Indigen Karya Unggul.


Aris dalam presentasinya menyampaikan tentang agribisnis dan pemberdayaan masyarakat. “Agribisnis memiliki peran vital dalam pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan produksi dan efisiensi pertanian, melalui integrasi agribisnis, masyarakat dapat terlibat dalam seluruh rantai nilai pertanian, memperluas akses mereka ke pasar, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan,” tambahnya.


Ahmad dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa penggunaan smart greenhouse tidak hanya menjadi inovasi teknologi dalam pertanian, tetapi juga menjadi solusi yang relevan untuk memastikan ketahanan pangan di masa depan. “Revolusi hijau ini membuka jalan menuju pertanian yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan, memperkuat peran teknologi dalam membentuk masa depan pertanian global,” tegasnya.


Humas@UWM


Share Berita