Program Studi Teknik Industri Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta melaksanakan Kunjungan Industri (KI) pada Selasa (18/02) ke PT Yakult Indonesia Persada dan PT Amerta Indah Otsuka. Kegiatan ini diikuti oleh 40 mahasiswa, para dosen, dan tenaga Kependidikan. Kegiatan KI ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai proses industri dan produksi di kedua perusahaan ternama tersebut.
Ketua Panitia KI, Intan Permatasari, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya akademik untuk memperkaya wawasan mahasiswa mengenai dunia industri secara langsung. "Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan pengalaman nyata tentang bagaimana industri bekerja, mulai dari pemrosesan bahan baku hingga distribusi produk. Mahasiswa dapat melihat langsung implementasi ilmu yang mereka pelajari di kelas ke dalam proses industri yang sebenarnya," ujarnya.
Mahasiswa mengikuti kunjungan pada PT Yakult Indonesia Persada dengan tur industri dan mempelajari berbagai tahapan dalam proses produksi, termasuk pengolahan, penyimpanan, dan pembibitan bakteri yang digunakan dalam pembuatan Yakult. Mahasiswa mendapatkan wawasan langsung mengenai bagaimana produk probiotik ini dihasilkan dengan standar kualitas tinggi serta bagaimana sistem kontrol mutu diterapkan untuk menjaga keamanan dan kesehatan produk.
Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke PT Amerta Indah Otsuka, tempat mahasiswa mempelajari berbagai komposisi produk dan penanganan limbah pada produk-produk seperti Pocari Sweat, Ion Water, Oronamin C, dan Fiber Mini. Dalam sesi ini, mahasiswa juga mendapat kesempatan untuk memahami teknologi yang digunakan dalam menjaga kualitas produk serta strategi keberlanjutan yang diterapkan dalam pengelolaan limbah industri.
Hari berikutnya, atau Rabu (19/02) Program Studi Teknik Industri UWM Yogyakarta melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Agreement (IA)dengan PT Cau Chocolate Bali (Cocoa Land). Dalam kesempatan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempelajari cara pemilihan bahan baku berkualitas untuk proses pembuatan cokelat. Selain itu, mereka juga mempelajari bagaimana teknik produksi cokelat diterapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga.
Selanjutnya pada hari Kamis (20/02) juga dilakukan penandatanganan MoU dan (IA) dengan Krisna Bali. Dalam kunjungan ini, mahasiswa mendalami proses pembuatan pie susu, termasuk cara penyimpanan serta tata letak produksi guna meningkatkan efisiensi dan kualitas produk. Mahasiswa juga memperoleh wawasan tentang bagaimana sistem manajemen produksi diterapkan dalam industri makanan untuk memastikan kelancaran proses produksi.
Ketua Program Studi Teknik Industri, Iva Mindhayani, S.T., M.T., berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam memahami dunia industri secara langsung. "Kami ingin membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata yang dapat membantu mereka dalam menyiapkan diri menghadapi dunia kerja. Dengan adanya MoU ini, diharapkan mahasiswa juga dapat melakukan magang dan penelitian lebih lanjut di industri terkait," tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami dunia industri secara langsung, serta memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri guna mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.