Yogyakarta telah dikenal oleh dunia sebagai salah satu kota yang bermuatan nilai-nilai kebudayaan melalui jejak-jejak historis dan artefak-artefak yang masih dapat dilihat oleh masyarakat kini. Salah satu artefak kebudayaan terkenal yang sarat akan nilai agama dan kepercayaan adalah keberadaaan candi yang masih banyak tersebar di seluruh wilayah Yogyakarta. Salah satu candi terkenal di Indonesia adalah Candi Prambanan, yang merupakan salah satu candi beraliran kepercayaan yang diakui di Indonesia yaitu Hindu.
Lee Su Jin (Dept. of Europe Union, Busan University of Foreign Studies) dan Kim Hye Min (Bussiness Administration, Dong-A University) merupakan mahasiswa Korea yang mengikuti program Korean Student Internship Program bekerja sama dengan Universitas Widya Mataram (UWM). Pada hari Kamis (25/01/2018), mereka berdua berkesempatan mengunjungi Candi Prambanan dalam rangka mempelajari sejarah kebudayaan dan dengan salah satu kepercayaan yang dianut di Indonesia. Dosen Program Studi Administrasi Negara yaitu Matheus Gratiano Mali, S.Sos., MPA serta mahasiswa jurusan Administrasi Negara yaitu Listyaning Mustika, mendampingi kedua mahasiswa Korea tersebut dan menjelaskan mengenai sejarah Candi Prambanan kepada mereka.
Kedua mahasiswa tersebut sedikit banyak mengetahui bagaimana sejarah dan fungsi yang masih digunakan dalam lingkungan Candi Prambanan hingga sekarang ini. Menurut mereka, Candi Prambanan memiliki keunikan dan daya tarik yang tinggi sehingga, baik penganut agama Hindu dan masyarakat umum lainnya masih dapat menggunakan candi yang telah berumur beberapa abad tersebut sebagai tempat untuk beribadah maupun sebagai kunjungan objek wisata mancanegara. Candi Prambanan merupakan candi pertama yang dikunjungi oleh mereka berdua dalam kesempatan program internship ini, dan dalam beberapa agenda mendatang juga akan mengunjungi candi lainnya dalam wilayah D.I. Yogyakarta dan sekitarnya. ®HumasWidyaMataram