Rangkaian acara Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitek Indonesia (TKIMAI) XXXV 2019 masih berlangsung. Hari ini akan digelar pameran karya para mahasiswa Arsitektur di Sasono Hinggil. Koordinator pameran Rinanda Pawestri mengatakan itu saat para peserta sedang bersiap di kampus Universitas Widya Mataram (UWM) sebagai tuan rumah acara pada Selasa pagi (30/7/2019).
Rinanda menjelaskan, pameran akan menampilkan karya para mahasiswa arsitektur dari daerah masing-masing. Acara yang diikuti mahasiswa arsitektur se?Indonesia tersebut akan menitikberatkan karya Arsitektur bercorak tradisional. Karya yang akan dipamerkan dalam bentuk maket, instalasi dan karya lain sesuai kreativitas peserta.
“Tujuannya untuk menampilkan ragam budaya arsitektur tradisional yang ada di Indonesia yang masih dipakai,” terang Rinanda sembari menjelaskan bahwa UWM menjadi tuan rumah karena dekat dengan Kraton Yogyakarta dan masih menyimpan nilai arsitektur Kraton.
Sementara itu, Eka Nanda Saputra Wakil Ketua I mengatakan TKIMAI XXXV 2019 sebagai penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Wujud Keikutsertaan Mahasiswa Arsitektur Indonesia dalam pengembangan wisata di masing-masing daerah. Tujuannya semakin menambah wawasan mahasiswa arsitektur akan perkembangan bidang arsitektur dalam hal tourism.
“Terjadinya pertukaran ide dan gagasan antara mahasiswa arsitektur dalam hal tourism dan memperkenalkan arsitektur kepada masyarakat umum,” kata Eka menyampaikan tujuan acara.
Dalam pelaksanaannya, lanjut Eka, peserta penuh berasal dari 111 perguruan tinggi. Sedangkan peserta peninjau berasal dari 28 Perguruan Tinggi di Indonesia. Kegiatan sudah berlangsung dari tanggal 28 Juli hingga 8 Agustus 2019. Berbagai jenis acara yang digelar seperti kirab nusantara, seminar, forum komunikasi, diskusi ilmiah, pameran dan pengabdian masyarakat.
“Harapannya dapat mengenalkan kepada peserta secara langsung arsitektural, sosial dan budaya yang ada di Yogyakarta. Peserta dapat pulang dengan membawa ilmu serta wawasan dengan berkaca dari daerah Yogyakarta. Di samping itu, dapat memberi manfaat dan dampak positif kepada masyarakat umum terutama mengenai arsitektur,” pungkas Eka.
©HumasWidyaMataram