Home
news
Mahasiswa Harus Mampu Kelola Warisan Budaya melalui Industri Kreatif

Mahasiswa Harus Mampu Kelola Warisan Budaya melalui Industri Kreatif

news Senin, 2021-09-20 - 10:29:17 WIB

Menyambut Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2022 Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (UWM) menyelenggarakan Studium Generale bertema Warisan Budaya sebagai Inspirasi Industri Kreatif bagi Generasi Unggul, Sabtu (18/9/2021) secara virtual.

Studium Generale menghadirkan narasumber I Dewa Made Adi Baskara Joni, S.Kom., M.Kom. (Dosen Universitas Mahasaraswati dan Pengembang Ekonomi Kreatif Kabupaten Gianyar Bali) dan Bangun Putra Prasetya, S.E., M. Sc., M.M. (Dosen Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi UWM dan Tenaga Ahli DPRD Kota Yogyakarta). Acara diikuti dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan FE UWM.

“Acara ini rutin diselenggarakan setiap awal tahun akademik, pada Studium Generale kali ini merupakan rangkaian acara menyambut Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2022. Mahasiswa Fakultas Ekonomi UWM sebagai generasi intelektual harus siap ditempa sehingga nantinya menjadi generasi unggul yang memiliki karakter serta berbudaya sehingga berdaya saing,” papar Drs. Syamsul Bakri,M.M. Dekan Fakultas Ekonomi

I Dewa Adi mengatakan, budaya sebagai warisan masa lalu dimiliki oleh berbagai daerah di Indonesia. Warisan budaya ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan industri kreatif di Indonesia. Industri kreatif merupakan industri yang tidak mengeksploitasi sumber daya alam, melainkan yang dieksploitasi adalah daya inovatif dan daya cipta.

“Daya kreatif dan daya cipta dimiliki oleh semua generasi. Melalui kreativitas dan ide, didalamnya terdapat proses penciptaan. Selain belajar secara akademik para mahasiswa juga perlu mengembangkan usaha melalui kreativitas dan ide-idenya. Warisan budaya sebagai jati diri suatu masyarakat yang diwarsikan dari generasi ke generasi dapat memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi,” kata I Dewa Adi.

Menurut Bangun, industri kreatif berbasis budaya akan mampu menjadi citra dan identitas bangsa. Oleh karena itu generasi muda harus mampu mangasah mingising budi yang bermakna mampu mengasah akal dan budi.

“Sebagai generasi penerus bangsa, maka mahasiswa Fakultas Ekonomi UWM harus mampu mengelola akal dan juga mengelola budi sehingga paham akan kondisi ekonomi dan paham kondisi sosial yang dihadapi masyarakat sekitar,” jelas Bangun.

©HumasWidyaMataram


Share Berita