Home
news
Lulusan Perguruan Tinggi Dituntut Mengimplementasikan Kecerdasan Paripurna

Lulusan Perguruan Tinggi Dituntut Mengimplementasikan Kecerdasan Paripurna

news Kamis, 2020-03-12 - 11:02:47 WIB

 

Tantangan bagi mahasiswa lulusan Perguruan Tinggi (PT) lebih berat dibandingkan pada saat menempuh jenjang studinya. Lulusan akan dituntut mengimplementasikan kecerdasan paripurna. Demikian disampaikan oleh Dr. Jumadi, SE., MM selaku Wakil Rektor I Universitas Widya Mataram (UWM) mewakili Rektor, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec, dalam acara pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) pada Rabu (11/3/2020) di Ingkung Kuali Bantul. 

“Kami mengucapkan selamat karena para calon Wisudawan/Wisudawati sedikit lebih merdeka dengan gelar kesarjanaannya. Pesan kami, acara hari ini analoginya adalah bermain merpati. Saat berlomba berusaha melepas merpati sejauh-jauhnya dan berharap kembali lagi secepatnya,” kata Jumadi. 

Jumadi menjelaskan, dengan melepas alumni harapannya bisa berkiprah di masyarakat dan tetap memberikan kontribusi kepada kampus. UWM akan menjadi PT yang besar karena kontribusi alumninya. Selain kecerdasan Intelektual dan Emosional, dirinya menambahkan ada 3 kecerdasan yang tidak kalah penting yakni Sosial, Kultural dan Spiritual. 

Acara pelepasan juga dihadiri Wakil Rektor I, II, III, Dekan, Kaprodi, Dosen, Tenaga Kependidikan Fisipol dan Ketua Alumni Fisipol. Dekan Fisipol, Dr. AS. Martadani Noor, MA mengatakan perbedaan antara mahasiswa yang telah lulus dengan mahasiswa yang masih menempuh studi terletak pada kecerdasannya. 

Martadani menjelaskan sebagaimana menurut Alfred Binet Psikolog Perancis, kecerdasan itu merupakan kemampuan orang atau kelompok dengan mengelola potensi untuk mengatasi kebutuhan hidupnya. Menurut Harvard University melahirkan pengetahuan dibutuhkan adanya kecerdasan intelektual dan emosional. Namun kecerdasan intelektual tidak bisa diandalkan begitu saja, maka dibutuhkan kecerdasan emosional. 

“Tantangannya setelah wisuda adalah meningkatkan kecerdasan emosional,” jelas Martadani. Dirinya juga mengajak alumni mengembangkan fakultas dengan terus memberikan masukan dan kritik untuk dinamika dan pembaruan. 

Dalam acara tersebut Sariyuan Devriyanti juga menyampaikan kesan dan pesan mewakili calon Wisudawan/Wisudawati. Sementara sambutan ketua panitia disampaikan oleh Wahir Tupono dari Prodi Administrasi Publik. Secara simbolis juga dilangsungkan penyerahan kenang-kenangan dari calon Wisudawan/Wisudawati kepada pihak fakultas.

 

©HumasWidyaMataram


Share Berita