Home
news
Khutbah Jumat Widya Nusantara Tekankan Pentingnya Mencari Rezeki Halal dan Berkah di Era Modern

Khutbah Jumat Widya Nusantara Tekankan Pentingnya Mencari Rezeki Halal dan Berkah di Era Modern

news Selasa, 2025-09-23 - 10:05:16 WIB

Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta kembali menyelenggarakan ibadah shalat Jumat di Religious Center Widya Nusantara, Kampus Terpadu UWM, pada Jumat (19/9). Bertindak sebagai khatib adalah Bahri, S.E., M.M., Dosen Program Studi Kewirausahaan sekaligus Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi UWM, dengan tema khutbah “Mencari Rezeki Halal dan Berkah, Tantangan Umat Muslim di Era Modern.”

Dalam khutbahnya, Bahri menegaskan bahwa Islam adalah agama yang menyeluruh dan tidak memisahkan antara urusan dunia dan akhirat. Aktivitas mencari nafkah, selama dilakukan dengan cara yang halal dan disertai niat yang benar, merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam QS. At-Thalaq ayat 2–3, yang menyatakan bahwa Allah akan memberikan jalan keluar dan rezeki kepada hamba-Nya yang bertakwa.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa era modern menghadirkan tantangan serius bagi umat Islam. Kemajuan teknologi, globalisasi, serta meningkatnya kebutuhan hidup telah membuka banyak peluang usaha, namun juga diiringi dengan maraknya praktik yang menyimpang dari nilai-nilai Islam. Di antaranya adalah riba, manipulasi data, perdagangan tidak jujur, suap, korupsi, hingga maraknya judi online.

“Umat Islam tidak hanya dituntut untuk bekerja dan mencari nafkah, tetapi juga memastikan bahwa rezeki yang diperoleh berasal dari jalan yang halal dan diberkahi Allah SWT,” tegasnya.

Bahri juga mengutip sabda Rasulullah SAW bahwa “Mencari rezeki yang halal adalah kewajiban bagi setiap muslim” (HR. Ath-Thabarani). Menurutnya, rezeki halal, meskipun sedikit, akan membawa ketenangan hati, menyuburkan ibadah, menjaga keharmonisan keluarga, serta mendatangkan keberkahan hidup. Sebaliknya, rezeki yang diperoleh dengan cara haram hanya akan menimbulkan kegelisahan, menjauhkan doa dari penerimaan, serta mengikis keberkahan hidup seorang muslim.

Menutup khutbah, ia mengajak jamaah untuk berhati-hati dalam mencari rezeki, berkomitmen pada kehalalan usaha, serta senantiasa menghadirkan dzikir kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas. “Rezeki yang halal bukan hanya memberi kecukupan materi, tetapi juga menjadi sumber keberkahan, ketenangan, serta keselamatan di dunia dan di akhirat,” pungkasnya.


Share Berita