Dosen Program Studi Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram Iva Mindhayani, S.T., M.T. melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dasar bagi siswa Sekolah Dasar (SD)” Keputran 2 di Aula SDN Keputran 2 Yogyakarta, Jumat, 27 Mei 2022.
  Didampingi empat mahasiswanya, Iva Mindhayani menyampaikan pengetahuan dasar soal kesehatan dan kecelakaan kerja. Kegiatan itu untuk memberi pemahaman sejak dini soal kesehatan dan keselamatan kerja. Pilihan pada anak-anak SD dikaitkan dengan pembentukan kesadaran kesehatan dan keselamatan kerja harus dimulai pada anak-anak yang belum memasuki dunia kerja.
  Menurut Iva Mindhayani, kecelakaan kerja umumnya berkaitan dengan pengetahuan kesehatan dan keselaman kerja di kalangan para pekerja. Kecelakaan kerja di rumah sekolah, tempat kerja, jalan, mall, tempat wisata, dan tempat lainnya, disebabkan para pekerja minim pengetahuan dan pemahaman tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kesadaran perilaku selamat juga sangat kurang.
  “Kita seringkali mengetahui ataupun menyadari tentang risiko-risiko bahaya yang ada, akan tetapi terkadang kita mengabaikan dan menganggap remeh bahaya yang ada sehingga terjadi kecelakaan,” ujar dia.
  Mengutip data kesehatan dan keselamatan kerja di laman nakertrans jogjaprov.go.id, dia menyatakan, terdapat 182 ribu kasus kecelakaan kerja pada 2019, dan 225 ribu kasus pada 2020. Terdapat di dalamnya 53 kasus penyakit akibat kerja seperti kasus pekerja terinveksi virus Covid-19. Sedangkan Januari - September 2021 terdapat 82 ribu kasus kecelakaan kerja dan 179 kasus penyakit akibat kerja, atau 65 persennya disebabkan Covid-19.
  &ldquo Data tersebut menunjukkan bahwa usia terbanyak yang mengalami kecelakaan kerja adalah kelompok usia muda yaitu 20 sampai 25 tahun. Keadaan ini memprihatinkan dan kami memandang sangat perlu sosialisasi pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja kepada warga sejak usia dini. Karena itu kami memilih sosialisasi masalah ini kepada siswa SD,” kata dia.
Kepala Sekolah SDN Keputran 2 Yogyakarta, Drs. Susmiyanto mengungkapkan kegiatan sosialisasi K3 yang dilaksanakan sangat bermanfaat bagi siswa, semoga kegiatan pengabdian masyarakat bagi dosen dapat dikembangkan dengan berbagai macam kegiatan lainnya yang bermanfaat. Harapan dengan adanya edukasi K3 ini, semakin banyak yang sadar akan pentingnya penerapan K3 dimanapun berada.
©HumasWidyaMataram