Home
news
Kemasan Baru, Semangat Baru: Pengabdian Dosen FST untuk Produk Gadung Desa Blawong, Jetis, Bantul

Kemasan Baru, Semangat Baru: Pengabdian Dosen FST untuk Produk Gadung Desa Blawong, Jetis, Bantul

news Rabu, 2025-09-10 - 23:02:05 WIB

Tim Dosen yang bergerak pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta mengadakan pendampingan branding kemasan produk olahan Gadung bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Padi di Desa Blawong, Bantul.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dana hibah Pengabdian Kepada Masyarakat Program Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2025. Melalui hibah ini, tim pelaksana memiliki kesempatan untuk mendampingi UMKM lokal dalam meningkatkan kualitas produk dan daya saingnya.

Program ini bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal dengan menghadirkan kemasan yang lebih menarik, higienis, dan sesuai standar pemasaran modern. Tim Dosen FST UWM memberikan pelatihan mengenai identitas merek, desain kemasan, serta label pangan, sekaligus mendampingi pembuatan desain kemasan baru.

“Branding yang kuat akan memberikan identitas dan menjadi pembeda dengan produk gadung lainnya. Dengan kemasan yang menarik dan informatif, konsumen akan lebih percaya dan tertarik untuk membeli,” ujar Iva Mindhayani, S.T., M.T., dosen Program Studi Teknik Industri selaku ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat.
 
Pada kesempatan ini, anggota tim lainnya Nissa Clara Firsta, S,TP., M.P., yang merupakan dosen Program Studi Teknologi Pangan, dan Intan Permatasari, S.T., M.Sc.,  selaku dosen Program Studi Teknik Industri turut serta mendorong KWT Bunga Padi untuk mengangkat produk lokal Gadung untuk bisa naik kelas. 

Ketua KWT Bunga Padi, Erni, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Selama ini kemasan produk kami masih sederhana. Dengan adanya pelatihan ini, kami jadi paham bagaimana membuat kemasan yang lebih menarik dan layak untuk dipasarkan di toko-toko modern. Kami menjadi lebih semangat  memasarkan produk gadung kami,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan produk olahan gadung Desa Blawong dapat semakin dikenal luas dan memiliki peluang untuk masuk ke pasar ritel modern.

 


Share Berita