Home
news
Ikuti Arus Digitalisasi, Bangunan Pusaka Beralih ke Dokumentasi Digital

Ikuti Arus Digitalisasi, Bangunan Pusaka Beralih ke Dokumentasi Digital

news Jumat, 2023-03-03 - 09:01:02 WIB

Salah satu benda yang kerap menjadi simbol dari sebuah tempat adalah bangunan. Bangunan dapat menyimpan catatan sejarah yang di kemudian hari dapat disaksikan oleh para anak dan cucu. Tidak hanya itu, bangunan juga kerap menjadi representasi dari sebuah budaya dan kebiasaan masyarakat. Maka banyak terdapat bangunan yang dirawat dan dilestarikan sebab menyimpan nilai-nilai yang penting bagi masyarakat. Demikian disampaikan Istiana Adianti, ST, M.Sc., yang merupakan dosen Program Studi (prodi) Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Widya Mataram (UWM).

Di era ini digitalisasi cukup marak terjadi di berbagai bidang. Kini juga bermunculan produk-produk seni yang berbasis digital. Salah satu hal yang penting dalam cara digitalisasi adalah proses dokumentasi suatu karya. Terkhusus untuk bangunan, digitalisasi informasi tentang sebuah bangunan juga banyak bermunculan. Menjadi sebuah tantangan tersendiri bagaimana cara mendokumentasikan bangunan tanpa menghilangkan nilai-nilai yang melekat pada bangunan tersebut.

Dokumentasi bangunan secara digital dapat dilakukan oleh siapa saja menggunakan teknologi sederhana maupun dengan menggunakan teknologi canggih. Dokumentasi bangunan juga dapat dipadukan dengan software lainnya, misalkan BIM for Heritage. Selain itu dokumentasi bangunan juga dilengkapi dengan artikel atau narasi yang melengkapi.

Akurasi dari digitalisasi bangunan dapat diukur dengan kelengkapan informasi yang tersedia. Menurut Istiana dalam penelitiannya yang berjudul Teknologi dalam Dokumentasi Bangunan Pusaka, jika pengelolaan dokumen digital semakin membaik dapat meningkatkan akurasi informasi sebelum melakukan pengelolaan bangunan pusaka.

Dokumentasi yang telah didigitalisasi tidak semata-mata berdiri sendiri. Menurut Istiana hasil digitalisasi dapat dikolaborasikan lagi dengan data-data yang ada. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh para pemerhati bangunan untuk mengidentifikasi bangunan. Di samping itu pula dapat membuat data yang ada menjadi lebih akurat.

 

 Humas@UWM


Share Berita