Fakultas Teknik (FT) Universitas Widya Mataram (UWM) bersepakat menjalin kerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan pada Senin (15/10/2018) di Ruang Soekarno Nehru UWM. Kedatangan Fakultas Teknik dari UNPAR selain dalam rangka penandatangan MoU juga dalam rangka kuliah umum bertajuk “Memahami Proyek Arsiktektur Sebagai Program dan Penugasan (Final Project Architecture)”. Penyelenggaraan kuliah umum tersebut bertujuan untuk meningkatkan Tridharma perguruan tinggi.
Ir. YE. Suharno, MT selaku ketua panitia mengatakan bahwa acara dimaksudkan sebagai langkah awal untuk menuju kemajuan. Kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas tentunya sangat menentukan tercapainya harapan tersebut, kata Suharno. Dengan kuliah umum, diharapkan pula agar mahasiswa dapat mencermati dan mengambil manfaat dari materi yang disamapaikan oleh narasumber.
Menurut Dekan FT Ir. Tri Yuni Astuti, MT kuliah umum dilaksanakan untuk mendapatkan nilai kebermanfaaatan bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa semester akhir fakultas teknik arsitektur yang mengambil tugas akhir. MoU dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tridharma dan meningkatkan kualitas FT dalam kaitannya akreditasi.
Sementara itu, Wakil Rektor III yang diwakili Cahya Purnama Asri, SE., MM selaku Kepala Biro III bidang kemahasiswaan, alumni, humas dan kerjasama menyampaikan bahwa acara yang dapat terselenggara merupakan prestasi bagi FT UWM. Cahya menyambut baik kedatangan UNPAR, harapannya bisa berkelanjutan. Dosen Fakultas Ekonomi tersebut juga mengaitkan dengan revolusi industri 4.0, universitas harus berinovasi dengan cara menjalin kerjasama dengan yang lain, serta UWM bisa dijadikan rujukan sebagai rujukan dalam hal budaya khususnya arsitektur berkarakter jawa.
Narasumber yang dihadirkan yaitu Ir. FX. Budiwidodo Pangarso, MSP, IAP. dan Dr. Rahardhian Prajudi Herwindo, ST., MT., IAI. Lebih lanjut, FX. Budiwidodo Pangarso dan Rahardhian Prajudi Herwindo selaku Dosen Teknik Arsitektur membahas bahwa Teknik arsitektur pada perkembangannya harus memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan dan tentunya mengikuti budaya setempat (kearifan lokal) semisal di kampus UWM bisa digunakan untuk mempelajari arsitektur Jawa agar menjadi daya tarik tersendiri bagi para mahasiswa dan peserta yang mengikuti kuliah umum. Hal tersebut mengingat pada era revolusi industri 4.0 ini masyarakat membutuhkan hal baru yang bisa dijadikan inspirasi untuk survive.
®HumasWidyaMataram