Home
news
FST UWM Kembangkan Potensi Empon-Empon Lewat Pelatihan di Banyuraden

FST UWM Kembangkan Potensi Empon-Empon Lewat Pelatihan di Banyuraden

news Sun, 2024-09-15 - 18:36:34 WIB

Fakultas Sains & Teknologi (FST) Universitas Widya Mataram (UWM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kalurahan Banyuraden, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta pada Minggu (15/09) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-42 UWM dan bertajuk Pelatihan Diversifikasi Produk Pangan Fungsional Berbasis Empon-Empon. Pelatihan yang dihadiri oleh 50 peserta dari masyarakat Banyuraden ini bertujuan untuk meningkatkan nilai fungsional empon-empon dengan mengolahnya menjadi berbagai produk pangan olahan seperti cookies, stik, dan minuman instan berbasis empon-empon.

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 10.00 hingga selesai ini dipimpin oleh Tim Pengabdian FST UWM yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Ambar Rukmini, M.P., Dyah Titin Laswati, S.TP., M.P., dan Nissa Clara Firsta, S.TP., M.T.P. Tim ini berhasil memenangkan Hibah Pengembangan Desa Binaan (Hibah DRTPM 2024), yang menjadi landasan bagi terlaksananya program pengabdian ini. Selain itu, beberapa mahasiswa UWM turut serta berpartisipasi dalam pelaksanaan pengabdian tersebut.

Dalam sambutannya, Pengurus Kalurahan Banyuraden menyampaikan harapan agar peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan. "Diharapkan para peserta dapat menyerap ilmu yang dibagikan hari ini dan menerapkannya sehingga produk empon-empon yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai fungsional yang tinggi, tetapi juga memberikan nilai tambah dari segi ekonomi," ungkapnya.

Pelatihan ini mencakup proses pengolahan berbagai produk olahan empon-empon. Salah satu narasumber, Prof. Ambar, memberikan penjelasan mendetail mengenai pembuatan minuman instan empon-empon. Proses ini dimulai dengan pengupasan rimpang empon-empon, dilanjutkan dengan penambahan air dan penggilingan kasar. Setelah itu, lumatan rimpang dimasak bersama gula hingga mengkristal dan disaring hingga terbentuk bubuk minuman instan. "Empon-empon memiliki potensi besar sebagai bahan baku produk pangan fungsional. Diversifikasi produk berbasis empon-empon seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru," ujar Prof. Ambar.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, diharapkan masyarakat Banyuraden dapat mengolah empon-empon menjadi produk olahan yang bernilai guna tinggi, baik dari segi kesehatan maupun ekonomi, serta mampu memanfaatkan potensi lokal dengan lebih optimal.

©HumasUWM


Share Berita