Home
news
Dosen UWM Sukses Raih Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi

Dosen UWM Sukses Raih Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi

news Senin, 2025-05-26 - 13:42:03 WIB

Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan riset, tetapi juga aktif berperan dalam pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun 2025 ini, empat dosen UWM berhasil meraih Hibah Pengabdian kepada Masyarakat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, sebuah pencapaian yang menegaskan kiprah UWM dalam membumikan ilmu pengetahuan secara nyata di tengah masyarakat.

Salah satu program pengabdian yang mendapat perhatian adalah inisiatif dari Dyah Titin Laswati, S.T.P., M.P., dengan judul "Peningkatan Reputasi Usaha KWT Rukun Kunden Melalui Diversifikasi Produk Olahan Pepaya". Melalui kegiatan ini, Dyah Titin berupaya mengangkat potensi lokal pepaya sebagai komoditas unggulan dengan pendekatan diversifikasi produk. Dengan pendampingan intensif kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Rukun Kunden, program ini tidak hanya meningkatkan kualitas dan ragam produk olahan pepaya, tetapi juga membangun identitas merek dan strategi pemasaran yang lebih profesional, demi memperluas jangkauan pasar dan menaikkan reputasi usaha lokal. Dengan demikian menjadi salah satu alternatif usaha untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga melalui kinerja wanita.

Sementara itu, Iva Mindhayani, S.T., M.T. mengusung pendekatan strategis dalam pengembangan pangan lokal melalui program bertajuk "Strategi Diversifikasi dan Pengembangan Produk Gadung untuk Meningkatkan Keberlanjutan Usaha Pangan Lokal". Penelitian ini menyasar optimalisasi pemanfaatan gadung, bahan pangan tradisional yang selama ini kurang mendapat perhatian. Iva bersama timnya melakukan edukasi, pelatihan pengolahan, dan pengembangan inovasi produk berbasis gadung, dengan tujuan memperkuat keberlanjutan usaha masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup pada komoditas ini, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing produk lokal.

Pengabdian lainnya datang dari Masrukan, S.T.P., M.Sc., yang menginisiasi program "Inovasi Diversifikasi Produk Pangan Fungsional Berbasis Empon-Empon Lokal sebagai Strategi Ketahanan Pangan di Kelurahan Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, Gunung Kidul". Dalam program ini, Masrukan menggali potensi empon-empon—rempah tradisional Indonesia—untuk dijadikan produk pangan fungsional yang memiliki nilai kesehatan tinggi. Pendampingan kepada masyarakat dilakukan melalui teknologi pascapanen, produksi pangan fungsional berbasis empon-empon, dan pemasaran dngan digital marketing sebagai respons terhadap kebutuhan akan pangan bergizi dan alami yang semakin tinggi di masyarakat pascapandemi.

Tak kalah penting, Dr. Oktiva Anggraini, S.I.P., S.Pd., M.Si. menyumbangkan kontribusi besar dalam pemberdayaan perempuan melalui program bertajuk "Penguatan Usaha Produktif Perempuan melalui Reaktivasi Digital Marketing Pendukung SDGs 5 dan 8 di Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta". Program ini secara khusus dirancang untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada aspek kesetaraan gender dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Melalui pelatihan intensif, pendampingan bisnis, dan digitalisasi usaha perempuan, program ini bertujuan membangun kapasitas ekonomi perempuan secara berkelanjutan di era digital.

Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. menyambut dengan penuh rasa bangga atas capaian luar biasa ini. Dalam pernyataannya, beliau menekankan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud konkret dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus terus diperkuat. “Capaian ini bukan hanya keberhasilan para dosen, tetapi juga cerminan semangat Universitas Widya Mataram untuk terus hadir dan relevan di tengah masyarakat, menjawab kebutuhan riil melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan partisipasi aktif,” ujarnya.

Melalui hibah ini, Universitas Widya Mataram semakin menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di ruang akademik tidak berhenti di bangku kuliah semata, melainkan bisa menjadi alat transformasi sosial yang memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat. Pengabdian para dosen UWM menjadi langkah strategis dalam membangun jembatan antara dunia akademik dan masyarakat luas, serta memperkuat peran universitas dalam menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan.


Share Berita