Home
news
Dosen UWM Sukses Raih Hibah Penelitian Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi

Dosen UWM Sukses Raih Hibah Penelitian Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi

news Senin, 2025-05-26 - 13:41:28 WIB

Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang akademik dan penelitian. Pada tahun 2025 ini, empat dosen UWM berhasil meraih Hibah Penelitian dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata atas komitmen UWM dalam mendorong budaya riset yang unggul dan berkelanjutan, serta dedikasi dosen-dosennya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Salah satu dosen yang meraih hibah prestisius ini adalah Prof. Dr. Ir. Ambar Rukmini, M.P., yang mengusung penelitian bertajuk "Reformulasi Yogurt Seledri sebagai Pangan Fungsional: Optimasi Komposisi, Evaluasi Aktivitas Antioksidan, dan Profil Mikrobiota". Dalam penelitiannya, Prof. Ambar berfokus pada pengembangan produk pangan fungsional berbasis bahan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi serta manfaat kesehatan, khususnya dalam meningkatkan aktivitas antioksidan tubuh. Yogurt seledri dipilih sebagai objek utama karena potensinya yang besar sebagai pangan inovatif sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Pemilihan Seledri sebagai bahan pangan lokal yang berulang kali teruji mengandung komponen fungsional untuk menjaga kesehatan.

Sementara itu, dari bidang manajemen pemasaran, Antonius Satria Hadi, S.E., M.Sc., Ph.D. mengangkat tema penelitian yang sangat relevan dengan tantangan pembangunan masa kini, yaitu "Mendorong Marine Ecotourism Berkelanjutan: Peran e-WOM, Environmental Attitude, dan Model UTAUT dalam Mendukung Ekonomi Biru di Indonesia". Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pemasaran digital dapat mendorong praktik wisata bahari yang lebih bertanggung jawab, sekaligus memperkuat ekonomi biru sebagai sektor strategis pembangunan berkelanjutan Indonesia. Dengan pendekatan multidisipliner yang menggabungkan pemasaran digital, psikologi perilaku, dan pariwisata, penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi kebijakan serta model implementasi di lapangan.

Dalam ranah hukum kekayaan intelektual, Asma Karim, S.H., M.H. turut menyumbangkan pemikiran kritis melalui penelitiannya yang berjudul "Konsep Ideal Benefit Sharing dalam Pembagian Royalti Hak Cipta Musik dan Lagu pada Komersial Event Live Performance Dengan atau Tanpa Izin". Penelitian ini mengangkat isu yang tengah menjadi sorotan dalam dunia industri kreatif, yaitu persoalan keadilan dan transparansi dalam pembagian royalti. Asma Karim berupaya merumuskan konsep benefit sharing yang adil dan implementatif untuk melindungi hak-hak pencipta karya seni, sekaligus memberikan landasan hukum yang kuat dalam pengelolaan hak cipta di era digital dan pertunjukan langsung yang semakin berkembang.

Tak kalah menarik adalah penelitian dari Nissa Clara Firsta, S.T.P., M.TP., yang berjudul "Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur dalam Detoksifikasi Sianida pada Umbi Gadung". Penelitian ini berfokus pada pengolahan limbah organik menjadi agen detoksifikasi alami, khususnya dalam proses pengolahan umbi gadung yang dikenal mengandung senyawa beracun sianida. Inovasi ini tidak hanya mendukung aspek keamanan pangan, tetapi juga menawarkan solusi terhadap permasalahan limbah rumah tangga, dengan pendekatan sirkular ekonomi yang semakin relevan dalam era pembangunan berkelanjutan.

Keempat penelitian tersebut mencerminkan ragam kepakaran yang dimiliki oleh dosen-dosen UWM, serta bagaimana masing-masing bidang berkontribusi pada penyelesaian masalah aktual di masyarakat. Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap capaian para dosen tersebut. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari budaya akademik yang terus dibangun dan dikembangkan di lingkungan UWM, serta wujud nyata dari semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Keberhasilan para dosen kami memperoleh hibah penelitian nasional ini merupakan bukti kualitas dan dedikasi sivitas akademika UWM. Kami bangga dan terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang mendukung riset-riset inovatif dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih dari sekadar prestasi individual, keberhasilan ini menunjukkan kualitas UWM sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya menekankan pengajaran, tetapi juga riset dan pengabdian kepada masyarakat. Universitas Widya Mataram terus berupaya memperkuat peranannya dalam kancah nasional melalui riset-riset strategis yang menjawab tantangan zaman, serta mendorong sinergi antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam menciptakan inovasi yang berdampak.

Dengan hibah penelitian ini, diharapkan hasil riset para dosen UWM dapat diterapkan secara nyata dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa di berbagai sektor—mulai dari pangan, lingkungan, hukum, hingga pariwisata berkelanjutan.


Share Berita