Home
news
Diperlukan Kurikulum Kuliah Berbasis Survei

Diperlukan Kurikulum Kuliah Berbasis Survei

news Sun, 2022-09-04 - 08:27:11 WIB

Program Studi (prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (UWM) telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Auditorium Fakultas Ekonomi UWM.

Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dari berbagai kalangan, yaitu Dr. Heru Tri Sutiono, M.Si. (Asosiasi Forum Manajemen Indonesia (FMI)); Ahmad Sobari, S.E. (Praktisi); Tego Sudarto, S.E., M.M. (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V DIY); Rita Rustiyaningsih, S.M. CHCM (Pimpinan Yayasan Senyum Kita); Sunarni, S.M., M.M. (Alumni); Dr. Jumadi, S.E., M.M. (Bidang Akademik Universitas); Suwarjo, S.IP., M.Sc. (Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UWM), serta Punandita Arimbi (Mahasiswa prodi manajemen UWM).

Dr. Heru Tri Sutiono, M.Si memaparkan bahwa implementasi MBKM harus dipetakan dengan baik, karena dalam hal ini Universitas yang sudah besar saja masih kewalahan. Selanjutnya adalah pemaparan dari Tego Sudarto, S.E., M.M. yang menyampaikan, “Mahasiswa berhak mengambil kuliah yang ada di dalam Perguruan Tinggi maupun di luar Perguruan Tinggi. Penyusunan kurikulum dan MoU perlu dilakukan dengan cara mencari perguruan tinggi yang selevel untuk diajak kerjasama”, “ kata dia (27/8/2022).

Kemudian menurut Ahmad Sobari, S.E., menyatakan bahwa kurikulum yang diperlukan saat ini adalah kurikulum berbasis survei di lapangan, di mana mahasiswa diasah kemampuannya dalam menyelesaikan masalah. Hal ini disetujui oleh Sunarni, S.M., M.M. dan Rita Rustiyaningsih, S.M. “Kita memang harus terbentur, terbentur, dan terbentur agar dapat terbentuk.”, ujar pimpinan Yayasan Senyum Kita itu.

Dr. Jumadi, S.E., M.M. menambahkan bahwa lulusan perguruan tinggi harus memiliki kualitas yang mumpuni baik dalam hard skill maupun soft skill. Di sisi lain, Suwarjo, S.IP., M.Sc. selaku Kepala LPM memaparkan Program Studi Manajemen UWM menerapkan 4 dari 8 bidang MBKM, yaitu kuliah di dalam dan diluar PT, Kewiraushaan, Penelitian dan Magang.

Pemaparan terakhir dari Punandita Arimbi sebagai perwakilan mahasiswa mengharapkan agar kedepannya sasaran strategis penyusunan kurikulum dapat tercapai dengan maksimal terutama dalam 7 hal, yaitu penguasaan bahasa asing (dalam hal ini bahasa Inggris), penguasaan teknologi informasi, penulisan dan publikasi karya ilmiah, optimalisasi sarana dan prasarana, beasiswa, reward system untuk mahasiswa berprestasi, serta ekstra-kurikuler dan organisasi.

Setelah pemaparan dari semua narasumber, dilakukan penyerahan sertifikat oleh Dekan, Wakil Dekan I, dan Ketua Program Studi Manajemen kepada narasumber dan moderator. Selanjutnya kegiatan ditutup oleh Bangun Putra Prasetya, S.E., M.M., M.Sc. selaku moderator, kemudian dilakukan foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.


Share Berita