Home
news
Dahlan Dari nDalem Mangkubumen ke Pucuk Pimpinan DPR Aceh

Dahlan Dari nDalem Mangkubumen ke Pucuk Pimpinan DPR Aceh

news Senin, 2022-03-14 - 11:52:14 WIB

Dahlan Jamaludin menjadi bintang tamu yang berkilau dalam wisuda ke-60 Universitas Widya Mataram. Pria kelahiran Muko Kuthang, Aceh, 1980 itu, saat ini menjabat Ketua DPR Aceh masa bakti 2019-2024.

Sebanyak 166 sarjana baru lulusan UWM tak berkedip memandangnya selama alumni Program Studi Ilmu Administrasi Negara/Prodi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UWM itu, menyampaikan pandangan-pandangannya sebagai alumni. Dia menggambarkan bahwa perjalanan karirnya berawal dari Pendopo Agung nDalem Mangkubumen dan terus merangkak sampai akhirnya ke puncak pimpinan parlemen Aceh.

Pria lulusan UWM pada 2005 itu menyampaikan rasa respek dan simpati atas undangan yang disampaikan oleh Panitia Wisuda ke-60 UWM.

“Saya menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada Bapak Rektor, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec yang telah mengundang saya jauh-jauh dari Aceh, yang merupakan Alumnus FISIP Universitas Widya Mataram tahun 2005.”

“Saya terharu karena di mimbar ini saya dipersilakan untuk menyampaikan kata sambutan di acara wisuda pagi ini. Rasa bahagia dan haru menyelimuti saya. Saya teringat 17 tahun yang lalu ketika mengikuti acara wisuda di kampus tercinta ini,” ujar dia di Sahid Jaya Hotel & Convention Yogyakarta,Babarsari,Sleman,Yogyakarta, Senin (14/3/2022).

Dalam mencapai puncak karir sampai ketua DPR Aceh, lelaki yang akrab disapa Dahlan itu, telah mengarungi kegiatan berorganisasi secara simultan semasa kuliah dan sesudah lulus.

Dia telah aktif dengan menjadi Koordinator Komite Kemanusiaan Untuk Aceh. Kemudian dia terus aktif dalam berbagai organisasi sampai menjadi Wakil Ketua KNPI Aceh.

Dari organisasi kepemudaan, dia hijrah ke dunia politik, dipilih sebagai Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (Kepala Bidang Pengembangan Organisasi 2008-2015), Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh sejak 2018 , anggota Komisi IV DPR Aceh Fraksi Partai Aceh.

“Saat ini saya mendapat amanah, mengemban tugas sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPR Aceh),” ujar dia.

Rangkaian jabatan lain yang pernah dipimpinnya adalah Direktur Eksekutif Komite Yogyakarta untuk Pemulihan Aceh (KYPA). Kemudian Tim Asistensi Gubernur Aceh Bidang Komunikasi, Tim Konsultan Formulasi Peraturan Gubernur Aceh Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pemerintahan Gampong, Direktur Intervensi Strategis Badan Reintegrasi Aceh (BRA).

Menurut dia, sukses karirnya melalui proses panjang dalam kuliah dan usaha yang sungguh-sungguh dalam berbagai kesempatan di kampus maupun di luar kampus.

“Saya percaya bahwa capaian akademik yang para wisudawan raih tentunya merupakan hasil dari jerih payah, ketekunan, dan keuletan para wisudawan, serta dukungan moral dan doa dari keluarga dan kerabat.”

Dia menyampaikan terkesan dengan kemajuan UWM yang bisa menjadi salah satu kampus PTS yang mampu beradaptasi dengan perubahan yang berkaitan dengan pandemi Covid-19 dan revolusi teknologi.

Berkaitan dengan masa depan para lulusan baru UWM, dia menyampaikan banyak sekali muncul peluang pekerjaan baru, mulai dari pekerjaan freelance, pedagang/trader saham, investor, pialang saham, dropshiper, e-commerce, digital marketing, blogger, konten creator, konsultan, penerjemah, pengajar, perencana acara, hingga special media sosial. Pekerjaan semacam itu bisa menjadi alternative pekerjaan dan peluang itu ada pada para lulusan UWM.

©Humas WidyaMataram


Share Berita