Kelompok ibu-ibu PKK Dusun Patukan, Ambarketawang, Gamping, Sleman berkesempatan mendapatkan edukasi dan pembekalan pembuatan hand sanitizer dan disinfektan secara mandiri. Pembekalan dilakukan dosen Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Widya Mataram (UWM) Dyah Titin Laswati, S.TP., MP dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, Selasa (10/8/2021).
Kegiatan dilaksanakan secara virtual sehingga bisa diikuti oleh banyak peserta yang merupakan Ibu-ibu PKK RT 07, 08, dan 09 yang terdiri dari 5 Dasawisma. Dyah menjelaskan, kondisi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan harus disikapi dengan ikhtiar dengan menjaga kebersihan diri terutama kebersihan tangan.
“Perlu membuat hand sanitizer dan disinfektan secara mandiri sehingga menghemat pengeluaran. Keduanya sangat penting digunakan untuk menjaga kebersihan tangan,” papar Dyah.
Dyah menjelaskan, disinfektan merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi oleh jasad renik atau mikro organisme patogen pada permukaan benda mati. Disinfektan tidak selalu bisa membunuh semua mikro organisme karena ada jenis yang bersifat resisten. Sementara hand sanitizer adalah pembersih tangan yang memiliki kemampuan antibakteri dalam menghambat hingga membunuh bakteri.
“Ada beberapa kesalahan dalam penggunaan hand sanitizer, diantaranya terlalu sedikit dan kondisi telapak tangan kotor atau berminyak. Setelah menggunakan hand sanitizer perlu menunggu 20-30 detik sampai telapak tangan kering untuk digunakan beraktivitas kembali.” Ucap Dyah.
Peserta mendapatkan edukasi tentang cara pembuatan hand sanitizer dari daun sirih dan jeruk nipis dengan cara pembuatannya yang benar. Daun sirih mengandung banyak zat kimia seperti minyak atsiri betlephenol, hidroksivacikol, kavicol, kavibetol, dan lain sebagainya. Sementara untuk membuat disinfektan dapat memanfaatkan cairan pemutih (hipoklorit) karbol/lysol, maupun pembersih lantai. Beberapa campuran tersebut dapat memanfaatkan produk-produk rumah tangga sehingga proses pembuatan disinfektan secara mandiri mudah dilakukan.
©HumasWidyaMataram