Manusia sebagai makhluk sosial menjadikan era revolusi industri 4.0 sebagai peluang dan tantangan. Komunikasi semakin mudah dengan fasilitas teknologi informasi yang semakin canggih. Disisi lain, justru timbul permasalahan karena manusia telah disibukkan dengan alat teknologi tersebut. Hal itu disampaikan Dr. Jumadi, SE., MM Wakil Rektor III Universitas Widya Mataram (UWM) dalam sambutan acara Dies Natalis Ke 27 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PMK PASKAH pada Sabtu (28/12/2019) di Pendopo Agung UWM.
Secara bersamaan juga dilakukan perayaan Natal bagi mahasiswa UWM pemeluk agama Kristen dan Katolik. Panitia mengusung tema Hidup Sebagai Sahabat bagi Semua Orang. Hadir dalam acara itu Wakil Rektor III, Dosen Pembimbing, Organisasi internal dan eksternal kampus serta alumni.
“Selamat menjalani ibadah bagi umat Kristiani, semoga diterima Tuhan dan mendapatkan kedamaian. Selamat atas ulang tahun UKM PMK PASKAH ke 27”, ucap Jumadi.
Jumadi mengatakan beribadah dan berdoa dapat meningkatkan social skills pasalnya didalamnya memuat unsur kecerdasan spiritual yang menjadi modal untuk mencapai kecerdasan lain seperti kecerdasan emosional, kecerdasan kultural dan kecerdasan sosial.
“Harapan saya melalui kegiatan ini mahasiswa dapat mengingkatkan kepedulian kepada sesama. Profesional akan mudah dicapai manakala mahasiswa tergabung dalamm organisasi”, jelasnya.
Kalau kita kita ingin menjadi negara kuat, lanjut Jumadi, maka harus dimulai dari profesionalisme. Sosok profesional akan bertanggungjawab pada dirinya sendiri, orang lain, masyarakat dan Tuhan. Selain itu juga tidak akan melanggar norma dan kode etik profesinya.
Dosen Pembimbing UKM PMK PASKAH Dwi Astuti, S.Sos., M.Si menjelaskan bahwa mahasiswa yang tergabung dalam UKM ini melakukan kerja yang bersahabat dan langgeng.
“Kita harus menjadi sahabat yang sesungguhnya yaitu menerima yang baik dan buruk dengan sikap dewasa. Para mahasiswa UKM PMK PASKAH harus semakin solid dan dewasa serta profesional dalam pelayanan,” tukasnya.
©HumasWidyaMataram