Para peserta mendiskusikan isu-isu internasional berkaitan dengan council masing masing. Perwakilan dari Indonesia sendiri menjadi delegasi pada Disarmament And International Security Council yang membahas mengenai peran perusahaan militer swasta di zona perang.
Hal itu diungkapkan Bella Setia Ningrum Amin mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Fakultas Hukum (FH) Universitas Widya Mataram (UWM) usai mengikuti acara Asia World Model United Nations III (AWMUN III) pada Minggu (17/11/2019).
“AWMUN adalah simulasi dari konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang sebenarnya. Para peserta ditugasi memecahkan masalah global melalui penelitian, penyusunan, lobi dan debat untuk memberikan resolusi yang sesuai,” terang Bella yang sudah mengikuti AWMUN III dari 13 – 16 November 2019 di Bali yang diselenggarakan International Global Network dengan tema "The Implementation of World's Agenda 2030"
Bella menuturkan, dengan menjadi peserta ini pribadinya dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan, negosiasi dan diplomasi generasi muda setelah berhadapan dengan peserta dari 78 negara.
“It was one of my best experiences having a great opportunity to be a representative of my country, Indonesia and met other delegates from different parts of world,” kata mahasiswa semester 3 itu.
Terpilih menjadi delegasi Indonesia di Disarmament And International Security Council, lanjut Bella, dirinya sangat bersyukur dapat mambawa nama baik Indonesia, khususnya kampus UWM. Melalui kegiatan itu dirinya dapat belajar banyak tentang bagaimana menyampaikan ide dan pendapat sesuai dengan prosedur, berpikir kritis beserta solusinya dengan membawa perspektif Indonesia.
“Selain itu, kami juga melakukan beach clean up yang dalam hal ini bekerjasama dengan United Nations Information Center Indonesia,” pungkasnya.
©HumasWidyaMataram